Sukses

Klub Tiongkok Manfaatkan Perseteruan Pemain dan Pelatih AC Milan

Liputan6.com, Milan - Klub Liga Super Tiongkok Tianjin Quanjian mengalihkan sasaran ke striker AC Milan Carlos Bacca. Tianjin berpaling setelah gagal mendapatkan penyerang Fiorentina Nikola Kalinic dan bomber andalan Chelsea Diego Costa.

Menurut laporan Leggo, AC Milan siap melepas Bacca seharga Rp 357 miliar. Namun, besar kemungkinan mereka baru akan menyepakati kepergian pemain Kolombia itu setelah Sino-Europe Sports resmi mengambilalih kepemilikan klub. Artinya, Tianjin harus menunggu sampai bursa musim panas dibuka untuk merekrut Bacca.

Perburuan klub Tiongkok terhadap Bacca mencuat setelah sang pemain diwartakan tengah bersitegang dengan pelatih Vincenzo Montella. Pelatih Tianjin Fabio Cannavaro, yang notabene paham kualitas Liga Italia, pun ingin memanfaatkan keadaan tersebut.

Meskipun Bacca dan Montella membantah rumor miring, keduanya kerap berseteru sepanjang musim ini. Terutama ketika Bacca ditarik keluar atau dicadangkan. Terakhir kali dia memperlihatkan kekesalannya ketika diganti pada laga melawan Sampdoria akhir pekan lalu.

Sejatinya, bukan hanya Tianjin Quanjian yang menginginkan Bacca. Masih ada Guangzhou Evergrande dan Shanghai Shenhua.

Di Eropa, Bacca juga tengah diincar oleh West Ham United dan Sevilla. Yang disebutkan terakhir ini ingin membawa pulang Bacca untuk menambah daya gedor mereka. Namun, sejaun ini Bacca masih menolak tawaran yang datang kepadanya dan ingin bertahan di AC Milan.

Adapun Bacca dibeli AC Milan dari Sevilla pada Juli 2015.. Sejak direkrut, dia menjadi salah satu pemain andalan. Musim ini Bacca telah mengemas delapan gol dari 16 penampilan sebagai starter. (Abul Muamar)

Artikel Selanjutnya
3 Buruan Utama AC Milan Musim Panas Nanti
Artikel Selanjutnya
Kalah Bersaing, Bacca Tinggalkan AC Milan?