Sukses

Kisruh Laga Juventus vs Inter Berlanjut di Luar Lapangan

Liputan6.com, Turin- Kisruh yang terjadi pada laga Juventus melawan Inter Milan akhir pekan lalu berlanjut di luar lapangan. Kali ini menyangkut penyiaran yang dilakukan oleh Lega Serie A.

Kubu Juventus keberatan karena tendangan bebas di barisan belakang mereka dihalangi oleh striker Inter, Mauro Icardi. Wasit Nicola Rizzoli kemudian mengembalikan bola dan tidak menganggapnya pelanggaran.

Dilansir dari Football Italia, hal tersebut menyebabkan kontroversi, bukan hanya karena fans Inter menganggap itu bukan pelanggaran, tetapi juga adegan tersebut tidak ditampilkan di televisi. Sebaliknya, gambar yang ditampilkan justru adegan pelatih Juventus Massimiliano Allegri sedang berbicara kepada penyerangnya, Paulo Dybala.

Orang yang bertanggungjawab mengenai urusan pengambilan gambar pada laga tersebut, Popi Bonnici, bersikukuh bahwa apa yang dilakukan krunya sudah tepat.

"Sutradara yang kami utus untuk pertandingan tersebut, yang saya tanggungjawabi, tidak ragu akan hal itu. Dia sudah membuat keputusan yang tepat menurut saya. Dia sudah menunjukkan apa yang terjadi. Kami memiliki pembicaraan antara (Paulo) Dybala dan (Massimiliano) Allegri, yang saya kira menarik untuk penonton," ujar Bonnici dalam wawancara bersama Radio 24.

Lebih lanjut menurut Bonnici, pihaknya lebih memilih menayangkan gambar Allegri yang sedang memberi instruksi kepada Dybala karena faktor teknis. Dalam penyiaran pertandingan sepakbola, kata dia, pihaknya wajib menayangkan gambar ketika ada pergantian pemain.

"Dalam perkara ini, saya tidak berpikir bahwa saya mendengar komentar dari siapapun, seakan tidak ada jurnalis di sana," katanya.

1 dari 2 halaman

Inter Selalu Mencari Alibi

Inter Selalu Mencari Alibi

Sementara itu, stasiun televisi resmi Juventus menampilkan gambar dari sudut yang berbeda saat Mario Mandzukic menghentikan Mauro Icardi. Dalam tayangan versi mereka, Icardi tampak hanya menuntut tendangan pojok, bukan penalti.

Direktur Umum Juventus, Beppe Marotta meminta Inter untuk menerima kekalahan dengan legawa daripada terus menurus mencari alibi.

"Saya agak malu menjawab pertanyaan tentang kontroversi itu. Saya tidak berpikir bahwa setelah pertandingan yang begitu menakjubkan, mereka sibuk menganalisis insiden yang sama sekali tidak pernah terjadi," ujar Marotta. (Abul Muamar)