Sukses

Kecelakaan Parah, Eks Setim Rio Haryanto Batal Tes Pramusim F1?

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Jerman, Pascal Wehrlein, terancam batal ambil bagian pada tes pramusim dingin Formula1 yang akan berlangsung 27 Februari 2017. Pasalnya, manajemen tim Sauber masih terus memantau kondisi mantan rekan setim Rio Haryanto itu usai mengalami kecelakaan pada Race of Championship di Barcelona, akhir Januari lalu.

Seperti dilansir Express.co.uk, insiden bermula saat dia tengah beradu cepat dengan pembalap F1, Felippe Massa menggunakan mobil roda tiga. Hanya beberapa meter sebelum garis finis, Wehrlein menabrak ekor mobil Massa. Akibatnya, mobil yang dikendarainya terpelanting keluar lintasan dengan posisi berguling-guling terlebih dahulu.

Massa yang kaget segera keluar dari mobilnya untuk melihat kondisi Wehrlein. Petugas keamanan juga segera menyongsong mobil yang sudah ringsek. Ajaibnya, Wehrlein keluar dari kokpit tanpa terlihat mengalami luka serus. Meski demikian, Wehrlein diminta mundur dari lomba dan berada dalam pengawasan tim medis.

Spekulasi terus bermunculan pascakejadian tersebut. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa, Wehrlein mengalami luka di bagian leher dan terancam tidak bisa mengikuti tes pramusim F1 pada 27 Februari nanti.

1 dari 2 halaman

Pernyataan Resmi Sauber

Tidak ingin jadi bola panas, Tim Sauber segera mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kejadian ini. "Menanggapi rumor yang berkembang di media, kami nyatakan bahwa pemeriksaan masih terus dilakukan. Dengan demikian, laporan-laporan yang bermunculan hanyalah spekulasi saja," bunyi pernyataan Sauber.

"Laporan detailnya akan kami sampaikan beberapa waktu lagi."

Wehrlein merupakan pembalap binaan Mercedes. Debutnya di Formula 1 dijalani bersama tim Manor Racing yang juga sempat diperkuat pembalap Indonesia, Rio Haryanto. Pada musim pertamanya di lintasan F1, pembalap berusia 22 tahun tersebut pun berhasil mendulang poin pertamanya pada seri Austria.

Saat Nico Roseberg memutuskan pensiun dari balapan F1, nama Wehrlein sempat mencuat sebagai calon pengganti. Namun niat itu ditolak bos tim, Toto Wolff. Dia lebih memilih Williams Valtteri Bottas untuk posisi itu.

Sebaliknya, Wehrlein menggantikan pembalap Brasil Felipe Nasr setelah sponsornya Banco do Brasil menarik dana mereka. Saat