Sukses

IBL: CLS Susah Payah Kalahkan Bima Perkasa

CLS Knights di luar dugaan mendapat perlawanan keras dari Bima Perkasa Jogja pada hari pertama putaran ketiga IBL 2017 di GOR Sahabat Semarang, Jumat (10/2/2017). Sang juara bertahan hanya unggul empat poin di babak pertama sebelum akhirnya menang 74-47. 
 
“Babak pertama seperti bukan permainan CLS, harusnya gim bisa mudah jika bermain normal saja,” kata Wahyu Widayat Jati, pelatih CLS Knight dalam rilis yang diterima Liputan6.com. 
 
 
Mantan pemain Satria Muda itu menduga pasukannya sedikit meremehkan lawan. Pasalnya Bima hanya diperkuat satu pemain asing yakni Tyrell Corbin, sementara Jamine Petterson tak dibawa serta ke Semarang.
 
Di babak kedua barulah CLS Knights bisa melesat. Dechriston McKinney menjadi pencetak angka terbanyak dengan 15 angka. Jamarr Andre Johnson dan Kaleb Ramot Gemilang menyumbang masing-masing 13 angka.
 
“Dua kuarter awal kami tidak menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Pertandingan yang seharusnya easy game menjadi hard game. Hal ini tak boleh terjadi pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Sandy Febriansyakh.
 
“Memang berat bagi kami tanpa satu pemain asing. Apalagi kekuatan pemain inti dan cadangan kami timpang. Susah menjalankan pola offense dan defense dengan konsisten,” kata pelatih Bima Perkasa, Liem Jiang Rien. Apalagi akurasi eksekusi timnya juga tidak bagus dipertandingan ini. Akurasi field goals BPJ hanyalah 25 persen.
 
“Kekurangan kami memang stamina sering merosot di babak kedua. Akurasi tidak bagus dan kami banyak kemasukan dari paint area lewan McKinney,” kata kapten tim BPJ, Januar Dwi Priasmoro.
 
Corbin menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 23 angka. M. Alan As’adi menambah 10 angka bagi timnya.
 
Berdasarkan jadwal CLS Knight akan berhadapan dengan Aspac Jakarta. Laga ini akan digelar Minggu 12 Februari 2017 mendatang.
Artikel Selanjutnya
Kunci Keberhasilan Pelita Jaya Juara IBL 2017
Artikel Selanjutnya
Play-off IBL: Satria Muda Yakin Rebut Game Kedua