Sukses

MotoGP: Kalah dari Vinales, Bos Yamaha Bela Rossi

Liputan6.com, Roma - Dalam setiap tes pramusim MotoGP 2017, catatan waktu Valentino Rossi selalu kalah dari rekan barunya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales. Namun, Direktur Movistar Yamaha, Maio Meregalli, yakin Rossi belum mengeluarkan kemampuannya.

Aksi yang diperlihatkan Vinales jelang musim perdananya bersama Yamaha mengejutkan banyak orang, termasuk Rossi sendiri. Tanpa harus beradaptasi lebih lama, ia tampak sudah nyetel dengan kinerja Yamaha YZR-M1.

Kejutan pertama Vinales adalah menjadi yang tercepat dalam tes pascamusim MotoGP di Valencia, 15-16 November 2016. Pada tes pramusim MotoGP 2017 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Januari-1 Februari lalu, ia memang hanya menjadi yang tercepat pada hari ketiga. Namun, catatan waktunya masih lebih cepat dari Rossi dan Marc Marquez, rider Repsol Honda.

"Kami telah melakukan pekerjaan besar selama musim dingin. Saya tak menduga paket baru akan langsung memberikan hasil positif. Maverick sangat cepat, Vale 2/10 di belakang, tapi tetap tak boleh diremehkan. Ia tak pernah memberikan segalanya dalam tes. Ia akan siap untuk balapan pertama," ujar Meregalli, seperti dikutip GP One.

Berbeda dengan Vinales, Rossi justru sempat memiliki masalah pada hari pertama tes di Malaysia. Namun, ia dan krunya terlihat mampu mengatasi masalah tersebut pada hari kedua dan ketiga tes.

1 dari 2 halaman

Optimisme Yamaha

Bagi Yamaha sendiri, tes pramusim MotoGP 2017 di Sepang memberikan hasil positif. Itu karena kedua pembalapnya mampu menunjukkan catatan positif. Mereka pun telah melakukan penyesuaian dengan mesin, fairing, frame, dan pemetaan.

Movistar Yamaha resmi memperkenalkan YZR-M1 baru untuk musim balap 2017 di Madrid, Spanyol, Kamis (19/1/2017). (Foto: sportrider.com).

"Saya harus katakan bahwa tes di Sepang memberikan kami kepercayaan diri. Jika semua berjalan dengan lancar, ada optimisme besar di dalam tim. Jujur, para mekanik telah mengejutkan saya dengan materi yang mereka bawa," tutur Meregalli.

"Ya, kinerja M1 juga mengejutkan saya. Tak lupa kapan kami menjalani tes ke arah yang baik sebelumnya. Saya katakan kami sudah mencapai 85%."