Sukses

Radja Nainggolan Benci Juventus karena Selalu Dibantu Wasit

Liputan6.com, Roma - Gelandang AS Roma berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, mengutarakan rasa bencinya kepada Juventus. Menurutnya, hadiah penalti atau tendangan bebas yang dimiliki Juventus sering memenangkan tim tersebut dalam sebuah pertandingan.

Nainggolan mengenang persaingan merebut Scudetto pada musim 2015/2016 lalu, saat Roma hanya finis di peringkat tiga, selisih 11 poin dari Bianconeri. Juve memastikan gelar Serie A saat itu dengan hanya mengalami lima kali kekalahan di liga.

"Sayalah orang yang melawan Juventus. Saya benci Juve, selalu. Di Cagliari saya diberikan bola untuk menghajar Juve, di Juventus Stadium saya selalu imbang dengan Cagliari saat lawan mereka," tutur Nainggolan kepada Corriere dello Sport.

Pemain 28 tahun tersebut berpendapat Si Nyonya Tua kerap mendapat bantuan dari perangkat pertandingan. Nainggolan berjanji AS Roma bisa merebut gelar Coppa Italia kalau masih kalah dari Juventus.

"Mereka memenangkan Scudetto melawan kami saat kami di Trieste. Saya benci mereka, karena selalu menang dengan penalti atau tendangan bebas," ucap Nainggolan.

1 dari 2 halaman

Ingin Lawan Juventus

"Saya ke Roma untuk memenangkan sesuatu lawan Juventus, yang selalu dibantu itu. Kalau kami tak dapat Scudetto, kami akan menangkan Coppa Italia, saya beritahukan kalian itu," ujarnya.

AS Roma memiliki kans juara setelah memastikan diri lolos ke semifinal Coppa Italia. Nainggolan dan kawan-kawan tengah bersiap dalam laga derby ibukota atau Derby della Capitale melawan Lazio pada ajang tersebut, yang digelar 2 Maret 2017.

Artikel Selanjutnya
Chiellini: Juventus Butuh Bek Tengah Baru
Artikel Selanjutnya
ICC 2017: Jovetic Bawa Inter Milan Bungkam Lyon