Sukses

5 Raja Kandang Liga Inggris

Liputan6.com, London - Catatan kandang bagus menjadi modal berharga bagi setiap peserta Liga Inggris. Bermain di depan dukungan pendukung sendiri, setiap tim bisa mengais angka yang dibutuhkan untuk mencapai target.

Pimpinan klasemen Chelsea contohnya. Hanya sekali gagal memetik poin sempurna pada 12 partai kandang, Eden Hazard dan kawan-kawan memiliki rapor terbaik di antara seluruh peserta Liga Inggris.

Berkat raihan 33 poin dari kandang, Chelsea total memetik 59 angka. Mereka memimpin sembilan nilai atas pesaing terdekat Tottenham Hotspur.

Meski begitu, Chelsea tidak bisa dikatakan sebagai raja kandang Liga Inggris musim ini. Sebab, pasukan Antonio Conte juga piawai di markas lawan. The Blues sukses membawa pulang 26 angka dari 12 lawatan yang sudah dilakukan.

Siapa saja tim lebih bersinar di markas sendiri pada Liga Inggris musim ini? Berikut penelusuran Liputan6.com.

1 dari 6 halaman

Burnley

Burnley. (Reuters/Lee Smith)

Hampir 100 persen perolehan poin Burnley di Liga Inggris musim ini didapat di Turf Moor. Dari 29 angka yang mereka petik, 28 di antaranya (96,6 persen) terjadi di kandang sendiri. Satu-satunya raihan nilai di rumah rival terjadi ketika mereka mengimbangi Manchester United (MU) 0-0, Oktober 2016.

Ketangguhan pasukan Sean Dyche di markas sendiri terbuki lewat rentetan lima hasil positif beruntun. Mereka menumbangkan Bournemouth, Middlesbrough, Sunderland, Southampton, dan Leicester City. 

Terakhir kali tumbang di rumah pada November 2016, Burnley memiliki tantangan sulit untuk memperpanjang catatan. Mereka akan menjamu Chelsea, Minggu (12/2/2017).

2 dari 6 halaman

Leicester City

Meraih 18 angka di kandang, dari total 21 nilai yang kantongi. Kesuksesan Leicester di markas lawan hadir ketika mengimbangi Tottenham Hotspur, Stoke City, dan Middlesbrough.

Dengan 85,7 persen dari total poin dipetik di kandang sendiri, capaian paling impresif Leicester terjadi saat menumbangkan Manchester City arahan Pep Guardiola. Mereka berjaya 4-2 pada laga Desember 2016.

Tapi, kinerja keseluruhan Leicester tetap buruk. Pasukan Claudio Ranier hanya dua angka di atas zona degradasi.

Leicester City. (Reuters/Alan Walter)

3 dari 6 halaman

Hull City

Meraih 15 angka di rumah sendiri dan mengantongi poin total 20. Dengan 75 persen angka diraih di partai kandang, wajar jika Hull kurang suka mengunjungi markas lawan.

Mereka baru saja dibekuk Arsenal 0-2, Sabtu (11/2/2017). Capaian terbaik Hull di partai tandang terjadi ketika menumbangkan Swansea City, Agustus 2016.

Hull City. (AP Photo/Rui Vieira)

Lain cerita jika di kandang. Hull berhasil menaklukkan Leicester, Southampton, Bournemouth, dan Liverpool.

4 dari 6 halaman

Bournemouth

Memetik 18 poin di rumah dan meraup 26 angka secara keseluruhan. Artinya, performa di kandang Bournemouth berkontribusi terhadap 69,2 persen perolehan total.

Bournemouth. (AFP/Glyn Kirk)

Kecemerlangan The Cherries di kandang terjadi pada awal musim. Anak buah Eddie Howe mempermalukan lima dari delapan tamu yang berkunjung.

Belakangan, kinerja Bournemouth di kediaman sendiri terbilang buruk. Mereka gagal berjaya di empat pertandingan.

5 dari 6 halaman

West Bromwich Albion

Total mengamankan 37 angka, dengan sebanyak 24 di antaranya dipetik di rumah sendiri. Maka, kinerja di kandang menyumbang 64,9 persen poin keseluruhan.

Performa impresif West Bromwich di rumah sendiri menunjukkan sinarnya pada beberapa bulan belakangan. Pasukan Tony Pulis tercatat menaklukkan enam dari tujuh tamu terakhir.

Tercatat hanya ada lima tim yang mampu mencuri nilai di The Hawthorns. Mereka mencakup Everton, Middlesbrough, Tottenham Hotspur, Man City, dan MU.

West Bromwich Albion. (AP Photo/Scott Heavey)

Artikel Selanjutnya
Klasemen Liga Inggris: Peluang MU Jaga Posisi Teratas
Artikel Selanjutnya
Stoke City Pengoleksi Juara Liga Champions Terbanyak di Inggris