Sukses

5 Pemain Bintang Ini Tolak Mentah-Mentah Tawaran Arsenal

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal berstatus klub besar dan selalu tampil di Liga Champions. Namun, fakta itu tidak cukup bagi sebagian pemain untuk membuat mereka berminat hijrah ke Stadion Emirates.

Pencapaian Arsenal di Liga Inggris belakangan memang anjlok, setelah tidak mampu memenanginya sejak musim 2001-2002. Kendati begitu, The Gunners sesungguhnya terhitung stabil bersaing ketat di papan atas Liga Inggris bersama Manchester United, Manchester City, maupun Chelsea.

 
Arsene Wenger, yang menukangi Arsenal juga bukan pelatih sembarangan. Pelatih asal Prancis seharusnya mampu menjadi salah satu magnet para pemain berlabel bintang untuk berkostum Arsenal.

Alexis Sanchez, Mesut Oezil, dan Petr Cech memang akhirnya mau bergabung dengan klub asal London Utara ini. Tapi, tidak sedikit yang juga menolak tawaran dari Arsenal. Berikut 5 pemain yang tolak mentah-mentah tawaran gabung ke Arsenal:

1 dari 6 halaman

Dimitri Payet

5. Dimitri Payet

Bukan rahasia lagi Wenger amat senang memboyong pemain-pemain asal Prancis yang berkualitas. Dimitri Payet salah satu pemain yang ingin direkrut Wenger pada bursa transfer musim panas 2016.

Wenger kepincut kreativitas Payet di lapangan dan ketertarikan itu sebenarnya bukan kabar baru. Beberapa kali Payet mampu menjadi pemecah kebuntuan tim atas lawannya.

Namun, Wenger gagal menemukan siapa pemain yang harus dia depak demi mendatangkan Payet. Alhasil, Payet saat itu menetap bersama West Ham United, kendati bursa transfer musim dingin lalu ia hijrah ke Marseille.

2 dari 6 halaman

Julian Draxler

4. Julian Draxler

Banyak yang menganggap Arsenal kalah strategi ketika mencoba mendatangkan Julian Draxler. Akhirnya, Draxler sekarang malah bergabung dengan klub kaya Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain.

Draxler sendiri tidak konsisten, karena sebelumnya mengaku ingin hengkang ke Liga Inggris. Namun, bersama PSG dia mampu bersinar dan menunjukkan kelasnya sebagai gelandang serang papan atas Eropa.

Belakangan, baru diketahui Arsenal tidak serius ingin memboyong Draxler dan membuat langkah nyata. Wenger pun mencoba belajar dari pengalaman untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan memboyong pemain muda berbakat seperti Draxler.

3 dari 6 halaman

Luis Suarez

3. Luis Suarez

Ketika Luis Suarez tengah galau mengenai keinginannya untuk hengkang dari Liverpool, Arsenal mencoba ambil kesempatan. Tawaran sebesar 40 juta pounds untuk menggaet Suarez ditolak oleh Liverpool.

Suarez juga enggan bergabung dengan The Gunners dan menunggu semusim lagi untuk hengkang dari Anfield. Pilihannya tidak salah, karena Suarez dibeli Barcelona dari Liverpool dan musim perdananya langsung membawa Blaugrana treble winner.

Arsenal terpaksa gagal merekrut salah satu striker terbaik dunia saat ini. Suarez pun mungkin bersyukur tidak bergabung dengan Arsenal dan memilih Barcelona.

4 dari 6 halaman

N'Golo Kante

2. N'Golo Kante

Namanya mencuat setelah mengantarkan Leicester City menjuarai Liga Premier Inggris musim lalu. N'Golo Kante jadi rebutan sejumlah klub besar, termasuk Arsenal yang belakangan tengah butuh gelandang bertahan.

Usia Kante tergolong muda sehingga dia masih punya karier panjang. Chelsea menikung Arsenal di bursa transfer setelah mereka mengumumkan bergabungnya Kante di Stamford Bridge.

Terang saja Arsenal kecewa, terutama Wenger yang berniat menggaet Kante lebih dulu. Dengan hengkangnya Kante ka Chelsea pada musim panas lalu, The Gunners terpaksa mencari gelandang bertahan baru yang setipe dengan Kante.

5 dari 6 halaman

Jamie Vardy

1. Jamie Vardy

Jamie Vardy membuat Arsenal jatuh hati setelah gol-gol yang ia lesakkan musim lalu untuk Leicester City. Ia bak meteor, ia striker haus gol yang berperan besar mengantarkan Leicester juara Liga Premier Inggris musim lalu.

Arsenal kala itu amat tertarik menggaet Vardy sebagai juru gedor tim besutan Arsene Wenger itu. Ketimbang bergabung ke Arsenal, pemain internasional Inggris ini memilih menandatangani perpanjangan kontra dari Arsenal.

Vardy setia menetap di King Power dan tidak disesali oleh dia. Meskipun Leicester musim ini menurun penampilannya, Vardy masih membela tim asuhan Claudio Ranieri dan berupaya tidak finis di zona degradasi.