Sukses

Selain MU, 4 Klub Top Eropa Ini Masih Punya Kans Treble Winners

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United (MU) bisa disebut sebagai tim Inggris paling sibuk di musim 2016/2017. Perubahan yang dilakukan pelatih Jose Mourinho dalam beberapa bulan terakhir membuat MU mampu tampil kompetitif.

Meski belum cukup konsisten, harus diakui bahwa permainan MU sudah jauh lebih baik dari awal musim. Kala itu, mereka sempat hanya merebut empat kemenangan dari 10 laga beruntun. Untungnya, kekalahan dari Fenerbahce pada matchday Grup A Liga Europa menjadi titik balik MU.

Sejak itu, mereka menjadi tim yang sulit dikalahkan. Tercatat, hanya satu kekalahan yang ditelah The Red Devils dari 22 laga terakhir di semua kompetisi. Rentetan hasil positif itu yang membuat MU masih bersaing di empat kompetisi sekaligus.

Peluang meraih treble winners pun masih sangat terbuka untuk MU. Pasalnya, mereka bakal tampil di final Piala Liga, babak kelima Piala FA, dan 32 besar Liga Europa. Sedikit pengecualian untuk Liga Inggris karena mereka masih harus mengatasi defisit 12 poin dari Chelsea.

Namun, MU bukan satu-satunya tim top Eropa yang masih memiliki peluang untuk merebut tiga gelar di musim ini. Setidaknya, tim top seperti Juventus, Bayern Muenchen, Barcelona, dan Paris Saint-Germain juga memiliki peluang yang sama.

1 dari 5 halaman

4. Barcelona

Banyak orang yang menyebut Real Madrid sebagai kandidat utama juara Liga Spanyol musim ini. Itu karena Madrid unggul satu poin atas Barca dan memiliki dua pertandingan tunda. Namun, bukan berarti peluang Blaugrana sudah benar-benar habis.

Para pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Luis Suarez ke gawang Alaves. Hingga pekan ke-22, Barca tercatat sebagai tim yang paling produktif di Liga Spanyol dengan 61 gol. (EPA/Jose Ramon Gomez)

Hingga akhir musim, skenario apa pun masih bisa terjadi. Motivasi Barca untuk melampaui Madrid di klasemen tentu sangat besar. Terlebih, mereka juga berpeluang mengumpulkan tiga gelar di musim ini, sesuatu yang tak bisa dilakukan Madrid.

Selain masih berjuang di Liga Spanyol, anak asuh Luis Enrique itu juga bakal tampil di final Copa del Rey. Peluang untuk menjadi juara terbilang besar karena mereka hanya akan menghadapi tim sekelas Deportivo Alaves.

Meski begitu, perjuangan yang lebih berat harus dijalani Lionel Messi dan kawan-kawan di Liga Champions. Di 16 besar, mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain. Untungnya, Barca memiliki rekor bagus setiap kali bertemu PSG di fase gugur Liga Champions. Dalam dua pertemuan, Barca selalu menjadi tim yang lolos.

2 dari 5 halaman

3. Juventus

Liga Italia musim ini memang baru memasuki pekan ke-24. Namun, banyak yang meyakini Juventus sebagai satu-satunya calon juara. Itu karena tak ada yang mampu mengimbangi konsistensi yang diperlihatkan I Bianconeri.

Selebrasi para pemain Juventus usai Gonzalo Higuain mencetak gol kedua ke gawang Cagliari. (Fabio Murru/ANSA via AP)

Dari 24 laga Liga Italia, hasil negatif yang didapat tim besutan Massimiliano Allegri tersebut adalah empat kekalahan. Koleksi 60 poin mereka usai menaklukkan Cagliari 2-0 unggul tujuh angka dari AS Roma yang menjadi pesaing terdekat.

Jika kembali menyegel gelar, itu akan menjadi trofi Liga Italia keenam beruntun yang diamankan Juve. Hebatnya lagi, Juve juga masih akan tampil di semifinal Copa Italia. Untuk lolos ke final, mereka harus melewati hadangan Napoli.

Juve juga masih terlibat di 16 besar Liga Champions. Peluang untuk lolos terbilang cukup besar karena mereka hanya akan bertemu Porto.

3 dari 5 halaman

2. Bayern Muenchen

Sempat mendapat persaingan sengit dari tim penuh kejutan, Leipzig, Muenchen kini mulai memperlihatkan dominasinya di Liga Jerman. Delapan kemenangan dari sembilan laga terakhir membuat mereka mulai nyaman menguasai puncak klasemen Liga Jerman.

Selebrasi para pemain Bayern Muenchen menyusul gol Arjen Robben ke gawang Ingolstadt. (AP Photo/Matthias Schrader)

Saat ini Thomas Muller dan kawan-kawan sudah unggul tujuh angka atas Leipzig. Mereka diuntungkan dari inkonsistensi yang diperlihatkan para rivalnya.

Di kompetisi domestik lain, The Bavarian juga menyegel tempat perempat final DFB Pokal usai menaklukkan Wolfsburg 1-0. Untuk mencapai semifinal, mereka akan terlebih dulu melakoni pertarungan dengan Schalke 04.

Perlawanan sengit juga akan didapat Muenchen di Liga Champions. Itu karena mereka akan bertemu tim sekaliber Arsenal di 16 besar. Bicara rapor pertemuan, Muenchen mengukir lima kemenangan dan tiga kali kalah dari 10 duel terakhir.

4 dari 5 halaman

1. Paris Saint-Germain (PSG)

Dampak dari kepergian Zlatan Ibrahimovic di musim panas lalu memang sedikit berdampak pada performa PSG. Meski begitu, mereka masih tetap bisa berjuang di semua kompetisi musim ini.

Penyerang andalan Paris Saint-Germain (PSG) Edinson Cavani. (AFP/Miguel Medina)

Tak hanya tiga gelar, PSG masih memiliki peluang besar untuk meraup empat gelar sekaligus di musim ini. Pada akhir Januari 2016, mereka sukses mengamankan tempat di final Coupe de la Ligue usai menaklukkan Bordeaux 4-1. Kini, mereka bakal berebut gelar tersebut dengan AS Monaco.

Di Coupe de France, langkah tim asuhan Unai Emery itu sudah mencapai 16 besar. Hampir pasti PSG bakal terus melaju karena hanya akan bertemu tim Divisi 2 Liga Prancis, Chamois Niortais.

Yang perlu diwaspadai PSG adalah persaingan di Liga Prancis dan Liga Champions. Saat ini PSG masih terpaut tiga poin dari Monaco yang kokoh di puncak klasemen. Di Liga Champions, mereka harus berharap sedikit keberuntungan karena akan menghadapi Barca.