Sukses

Prediksi Lazio Vs AC Milan: Konsentrasi Tim Tamu Terganggu

Liputan6.com, Roma - Persiapan AC Milan menghadapi SS Lazio di Stadion Olimpico, Selasa (14/2) dinihari WIB terganggu. Hanya, permasalahannya bukan datang dari aspek teknis seperti cedera pemain atau akumulasi kartu. Melainkan nonteknis di luar strategi tim.

Baru-baru ini dilaporkan, bahwa hubungan Presiden Milan Silvio Berlusconi dengan pelatih Vincenzo Montella menegang. Penyebabnya tidak lain adalah menurunnya performa Rossoneri dalam beberapa laga terakhir.

Setelah memenangi Piala Super Italia di Doha, Qatar pada Desember 2016 lalu, grafik penampilan AC Milan cenderung menukik. Sempat berada di peringkat kelima pada pertengahan Desember setelah enam pekan di peringkat ketiga, Milan kembali ke posisi tiga besar dua minggu beruntun.

Tetapi, hasil imbang 2-2 dengan Torino pada laga ke-20 menjadi pangkal kemerosotan tim Merah Hitam ini. Sampai pekan ke-23, Milan justru berada di posisi ketujuh klasemen dan terlempar dari zona kompetisi Eropa. Dalam empat laga terakhir pun Milan tidak pernah menang.

Menurut La Gazzetta dello Sport, Berlusconi kehilangan kesabaran dengan mantan pelatih Fiorentina itu. Berlusconi pun dikabarkan sering memanggil Montella untuk mengungkapkan kekecewaannya terkait taktik dan program latihan AC Milan.

1 dari 2 halaman

Prakiraan Pemain

Sementara, laporan terakhir menyebut kritik yang dilontarkan bersifat pribadi. Pria 80 tahun itu juga menyuarakan ketidaksenangannya di hadapan publik, dengan mempertanyakan pilihan Montella ketika bermain imbang 2-2 dengan Inter Milan pada November lalu.

Kendati demikian, Montella memilih fokus untuk melawan Lazio. Pelatih 42 tahun itu berharap timnya menggunakan kemenangan 1-0 atas Bologna pada laga sebelumnya sebagai motivasi tambahan untuk pertandingan nanti.

Vincenzo Montella mendesak AC Milan untuk menggunakan memori mengalahkan Bologna setiap kali berlangsung menjadi sulit di masa depan.

“Kami memiliki beberapa penampilan hebat, tapi tidak menang. Jadi kami perlu untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dengan karakter dan melakukan sesuatu yang lebih,” ucap Montella.

Artikel Selanjutnya
'Klopp Lebih Hebat dari Mourinho'
Artikel Selanjutnya
5 Pelatih Hebat yang Bukan Apa-Apa Saat Jadi Pemain