Klimaks dari Drama Empat Tahunan
Jelang Final PD 2010
Dimas Ramadani
10/07/2010 01:41 | Piala Dunia 2010
Playmaker Belanda Wesley Sneijder (kiri) akan adu taji dengan bomber andalan Spanyol David Villa (kanan) di babak final Piala Dunia 2010 di Soccer City, Johannesburg, 11 Juli 2010. AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI - CARL DE SOUZA
Sneijder dan Villa (© AFP 2010)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Jakarta: Sebulan penuh Piala Dunia di Afrika Selatan menyita perhatian dunia. Tawa dan tangis mengiringi perhelatan akbar empat tahunan di negara paling selatan Benua Hitam tersebut. Bagaimana akhir kisah dari drama paling menggemaskan tersebut? Belanda dan Spanyol memainkan perannya.
Apakah Belanda atau Spanyol yang menjadi negara kedelapan peraih mahkota paling bergengsi di cabang sepakbola tersebut? Di Stadion Soccer City, Johannesburg, Minggu (11/7) atau Senin dini hari WIB, tersimpan jawabnya.
Belanda menyadari inilah kesempatan emas itu, setelah menembus final dan gagal di PD 1974 dan 1978. Jika di dua pengalaman final itu Belanda bermain indah dengan total football-nya, kali ini Oranje seakan menemukan formula tepat nan efisien. Tidak terlalu indah, tapi memukul tepat sasaran.
Belanda tidak terkalahkan dalam 25 pertandingan terakhir. Juara, Belanda menyamai rekor Brasil pada PD 1970 yang mencatat 100 persen kemanangan sejak babak kualifikasi dan putaran final. Bagi Wesley Sneijder, Arjen Robben, Klaas-Jan Huntelaar dan Rafael van der Vaart laga besok lusa bisa dikatakan laga pelunasan sakit hati. Keempat pemain pernah atau sedang merasakan dicampakkan di La Liga Spanyol.
Bagi Sneijder lebih spesifik. Inilah duel langsung dengan striker Spanyol David Villa dalam perburuan gelar “Sepatu Emas”. Kedua pemain sama-sama sudah mengemas lima gol. Spanyol, prestasi terbaik mereka hanya menempati peringkat keempat, itu pun di PD 1950.
Inilah kesempatan mereka untuk menyamai catatan Jerman yang mengantongi gelar juara Eropa dan diikuti gelar juara dunia. Spanyol dengan superioritas penguasaan bola juga punya rekor mentereng. Dari 54 pertandingan terakhir, 50 pertandingan di antaranya dimenangkan. Lawan akan dibuat mati kutu dan kepayahan dengan permainan umpan-umpan pendek dari La Furia Roja.
Ini merupakan Piala Dunia ke-13 bagi Spanyol. Angka sial yang beruntung bagi Spanyol? Belanda sembilan kali, tapi uniknya kedua tim belum pernah bertemu di kejuaraan akbar ini dan bahkan di Piala Eropa. Yang pasti kedua negara kini berusaha menghapus anggapan hanya sebagai peserta penggembira di Piala Dunia. Inilah final pertama yang tidak melibatkan salah satu dari Brasil, Italia, Jerman atau Argentina.
Pelatih Belanda Bert van Marwijk bisa menurunkan kekuatan penuh. Bek kanan Gregory van der Wiel dan gelandang bertahan Nigel de Jong sudah bisa bermain setelah menjalani suspensi akumulasi kartu. Keduanya diperkirakan akan mendapatkan tempat utama setelah absen melawan Uruguay.
Pelatih Spanyol Vicente del Bosque berada di persimpangan jalan. Memainkan Fernando Torres sedari menit pertama atau mencadangkannya. Jika Torres dicadangkan, Pedro Rodriguez berkesempatan unjuk gigi kembali, seperti ketika melawan Jerman di babak semifinal. Cesc Fabregas sudah berlatih normal setelah sembuh dari cedera di kaki kanannya. Tetapi gelandang Arsenal ini belum tentu juga mendapatkan tempat di starting eleven.
Jejak rekam:
Belanda:
19-06-2010 Piala Dunia: Belanda 1 – 0 Jepang
25-06-2010 Piala Dunia: Kamerun 1 – 2 Belanda
28-06-2010 Piala Dunia: Belanda 2 – 1 Slovakia
02-07-2010 Piala Dunia: Belanda 2 – 1 Brasil
07-07-2010 Piala Dunia: Uruguay 2 – 3 Belanda
Spanyol:
22-06-2010 Piala Dunia: Spanyol 2 – 0 Honduras
26-06-2010 Piala Dunia: Cile 1 – 2 Spanyol
30-06-2010 Piala Dunia: Spanyol 1 – 0 Portugal
04-07-2010 Piala Dunia: Paraguay 0 – 1 Spanyol
08-07-2010 Piala Dunia: Jerman 0 – 1 Spanyol
Prakiraan susunan pemain:
Belanda: Maarten Stekelenburg; John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst, Gregory van der Wiel, Mark van Bommel, Nigel de Jong; Arjen Robben, Dirk Kuyt, Wesley Sneijder; Robin van Persie.
Spanyol: Iker Casillas; Carles Puyol, Gerard Pique, Joan Capdevila, Sergio Ramos; Sergio Busquets, Xabi Alonso, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez; David Villa.
Prediksi peluang:
Belanda 45-55 Spanyol
(DIM)
Apakah Belanda atau Spanyol yang menjadi negara kedelapan peraih mahkota paling bergengsi di cabang sepakbola tersebut? Di Stadion Soccer City, Johannesburg, Minggu (11/7) atau Senin dini hari WIB, tersimpan jawabnya.
Belanda menyadari inilah kesempatan emas itu, setelah menembus final dan gagal di PD 1974 dan 1978. Jika di dua pengalaman final itu Belanda bermain indah dengan total football-nya, kali ini Oranje seakan menemukan formula tepat nan efisien. Tidak terlalu indah, tapi memukul tepat sasaran.
Belanda tidak terkalahkan dalam 25 pertandingan terakhir. Juara, Belanda menyamai rekor Brasil pada PD 1970 yang mencatat 100 persen kemanangan sejak babak kualifikasi dan putaran final. Bagi Wesley Sneijder, Arjen Robben, Klaas-Jan Huntelaar dan Rafael van der Vaart laga besok lusa bisa dikatakan laga pelunasan sakit hati. Keempat pemain pernah atau sedang merasakan dicampakkan di La Liga Spanyol.
Bagi Sneijder lebih spesifik. Inilah duel langsung dengan striker Spanyol David Villa dalam perburuan gelar “Sepatu Emas”. Kedua pemain sama-sama sudah mengemas lima gol. Spanyol, prestasi terbaik mereka hanya menempati peringkat keempat, itu pun di PD 1950.
Inilah kesempatan mereka untuk menyamai catatan Jerman yang mengantongi gelar juara Eropa dan diikuti gelar juara dunia. Spanyol dengan superioritas penguasaan bola juga punya rekor mentereng. Dari 54 pertandingan terakhir, 50 pertandingan di antaranya dimenangkan. Lawan akan dibuat mati kutu dan kepayahan dengan permainan umpan-umpan pendek dari La Furia Roja.
Ini merupakan Piala Dunia ke-13 bagi Spanyol. Angka sial yang beruntung bagi Spanyol? Belanda sembilan kali, tapi uniknya kedua tim belum pernah bertemu di kejuaraan akbar ini dan bahkan di Piala Eropa. Yang pasti kedua negara kini berusaha menghapus anggapan hanya sebagai peserta penggembira di Piala Dunia. Inilah final pertama yang tidak melibatkan salah satu dari Brasil, Italia, Jerman atau Argentina.
Pelatih Belanda Bert van Marwijk bisa menurunkan kekuatan penuh. Bek kanan Gregory van der Wiel dan gelandang bertahan Nigel de Jong sudah bisa bermain setelah menjalani suspensi akumulasi kartu. Keduanya diperkirakan akan mendapatkan tempat utama setelah absen melawan Uruguay.
Pelatih Spanyol Vicente del Bosque berada di persimpangan jalan. Memainkan Fernando Torres sedari menit pertama atau mencadangkannya. Jika Torres dicadangkan, Pedro Rodriguez berkesempatan unjuk gigi kembali, seperti ketika melawan Jerman di babak semifinal. Cesc Fabregas sudah berlatih normal setelah sembuh dari cedera di kaki kanannya. Tetapi gelandang Arsenal ini belum tentu juga mendapatkan tempat di starting eleven.
Jejak rekam:
Belanda:
19-06-2010 Piala Dunia: Belanda 1 – 0 Jepang
25-06-2010 Piala Dunia: Kamerun 1 – 2 Belanda
28-06-2010 Piala Dunia: Belanda 2 – 1 Slovakia
02-07-2010 Piala Dunia: Belanda 2 – 1 Brasil
07-07-2010 Piala Dunia: Uruguay 2 – 3 Belanda
Spanyol:
22-06-2010 Piala Dunia: Spanyol 2 – 0 Honduras
26-06-2010 Piala Dunia: Cile 1 – 2 Spanyol
30-06-2010 Piala Dunia: Spanyol 1 – 0 Portugal
04-07-2010 Piala Dunia: Paraguay 0 – 1 Spanyol
08-07-2010 Piala Dunia: Jerman 0 – 1 Spanyol
Prakiraan susunan pemain:
Belanda: Maarten Stekelenburg; John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst, Gregory van der Wiel, Mark van Bommel, Nigel de Jong; Arjen Robben, Dirk Kuyt, Wesley Sneijder; Robin van Persie.
Spanyol: Iker Casillas; Carles Puyol, Gerard Pique, Joan Capdevila, Sergio Ramos; Sergio Busquets, Xabi Alonso, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez; David Villa.
Prediksi peluang:
Belanda 45-55 Spanyol
(DIM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
