Sukses

Deretan Klub Elite Korban Liverpool di Liga Inggris

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah keunikan dialami oleh Liverpool dalam perjalanannya mengarungi Liga Inggris musim 2016/2017 ini. Hingga memasuki pekan ke-25, Liverpool yang dibesut oleh manajer top dan dihuni sejumlah pemain bintang, ternyata kerap mendapat hasil minor ketika menghadapi tim ‘gurem.’

Terbaru, tim besutan itu harus tertunduk setelah dipermalukan Hull City, yang masih terdampar di papan bawah.Bermain pada pekan ke-24, Sabtu (4/2/2017) lalu, The Kop harus rela pulang dengan kepala tertunduk setelah kalah 0-2.

Uniknya, meski kerap kalah dari tim gurem, Liverpool justru mampu kalahkan tim-tim elite Liga Inggris. Tottenham Hotspur salah satu tim elite yang merasakan kekalahan lawan Liverpool.

The Reds sukses menang 2-0 atas Spurs lewat dua gol Sadio Mane di akhir pekan lalu. Tak hanya laga itu, berikut laga-laga yang sukses dimenangkan Liverpool lawan tim besar:

1 dari 6 halaman

Arsenal

Arsenal, 14 Agustus 2016 3-4 (away)

Bertandang ke markas Arsenal, Liverpool sukses mempermalukan tuan rumah di depan pendukungnya sendiri setelah sukses menggasak Meriam London dengan skor akhir 4-3. Tidak hanya suskes membawa pulang tiga poin saja, Liverpool juga mendikte tuan rumah terlebih dahulu.

Liverpool memang sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Theo Walcott  pada menit ke 31. Namun, gol tuan rumah langsung direspons oleh Coutinho lewat gol yang dicetak saat pertandingan memasuki injury time babak pertama. Skor 1-1 menutup laga pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, Liverpool mulai menunjukan diri sebagai tim besar. Lallana, Coutinho, Sadio Mane sukses menambah keunggulan tim tamu masing-masing pada menit ke 49, 56 dan Menit 63.

Namun, tim tuan rumah suskes memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Alex Oxlade Chamberlain di menit ke-64 dan Calum Chambers pada Menit ke- 75.

2 dari 6 halaman

Tottenham

Tottenham, 27 Agustus 2016 1-1 (away)

Bertandang ke markas Tottenham Hotspur, Liverpool sukses membawa satu poin. Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak James Milner lewat titik putih, armada Kloop akhirnya harus puas hanya dengan membawa pulang satu poin setelah Danny Rose menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-72.

Liverpool sendiri sejatinya sukses membobol gawang lawan sebanyak dua kali. Namun sayang, gol kedua pasukan Klopp yang dicetak Sadio Mane itu dianulir setelah Adam Lallana yang mengoper bola ke Mane dianggap terlebih dahulu terjebak off side.

Tottenham, 11 Februari 2017 2-0 (home)

Gagal memetik hasil positif sejak Januari 2017, Liverpool akhirnya sukses bangkit. Tottenham, yang pada pekan ke 24 sukses bertengger di peringkat dua klasemen sementara, sukses dibantai dengan skor akhir cukup meyakikan, 2-0 berkat kecerdikan Giorginio Wijnaldum.

Tidak hanya sukses memetik kemenangan pertama dalam satu setangah bulan terakhir saja. Dua gol yang dicetak Wijnaldum ke gawang tim tamu pun, tercipta dalam kurun wkatu yang sangat cepat.

Fakta yang dialami oleh Liverpool pada musim ini, disadari sepenuhnya oleh sang juru taktik, Jurgen Kloop. Setelah dihacurkan Hull City dengan skor 2-0, dengan penuh oftimisme, Kloop menegaskan timnya memiliki trend positif ketika menghadapi tim mapan. Hal tersebut direspons pasukannya ketika menjamu Spurs pada pekan ke-25 akhir pekan kemarin.

3 dari 6 halaman

Chelsea

Chelsea, 16 September 2016 1-2 (away)

Bertandang ke markas Chelsea, The Reds lagi-lagi menunjukan dominasinya. Besarya dukungan yang diberikan suporter tuan rumah, tidak membuat tim tamu gugup. Bahkan, The Kop sukses membuat pendukung tuan rumah terdiam di ment ke-17 setelah Lovren sukses mengelabui Thibaut Courtois, memanfaatkan umpan dari Philippe Coutinho.

Memasuki menit ke-36, giliran kapten mereka, Henderson yang membuat pendukung The Blues kembali terdiam. Lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, sang kapten menambah keunggulan timnya menjadi 0-2.

Namun, memasuki menit ke-61, The Blues suskes memperkecil ketertinggalan dari tamu. Berawal dari penetrasi yang dilakukan Nemanja Matic di sisi kiri, Diego Costa sukses memanfaatkan umpan Matic sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-2.


Chesea, 31 Januari 1-1 (home)

Sukses menundukan Chelsea di kandangnya sendiri pada putaran pertama, tidak berlanjut ketika mereka menjamu pasukan Antonio Conte. Bermain di depan pendukungnya sendiri, Liverpool harus rela mengakhiri laga dengan skor akhir 1-1.

Namun demikian, jika melihat progress yang diperlihatkan The Blues, hasil tersebut cukup bagus. Selain itu, dalam laga tersebut, tuan rumah nyaris mendapat malu setelah tendangan bebas David Luiz sukses membobol gawang Mignolet pada menit ke-25. Beruntung, Wijnaldum sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sundulannya meluncur mulus ke gawang Cortouis.

4 dari 6 halaman

MU

MU, 17 Oktober 2016 0-0 (home)

Satu-satunya kegagalan Liverpool mencetak gol ketika bertemu tim besar, mungkin terjadi saat menjamu Manchester United pada 17 Oktober 2016 lalu. Pada laga tersebut, tuan rumah harus rela berbagi angak setelah tidak ada satu pun gol tercipta.

MU, 15 Januari 2017 1-1 (away)

Setalah gagal memetik tiga poin pada putaran pertama menghadapi MU, Liverpool mencoba untuk tidak dipermalukan ketika bertandang ke Old Traford pada putaran ke dua. Setelah ditahan imbang tanpa gol pada putaran pertama, Liverpool sukses membalasnya pada putaran kedua.

Bermain di depan pendukung MU, The Reds sukses membawa pulang satu poin setelah menahan imbang dengan skor 1-1. Dalam laga tersebut., Liverpool sejatnya sukses menumbuhkan asa untuk bisa membawa poin penuh setelah James Milner sukses membobol gawang De Gea lewat titik putih. Sayang, kemenangan itu buyar setelah Ibrahimovic membobol gawang The Reds pada meit ke 84.

5 dari 6 halaman

Manchester City

Manchester City, 31 Desember 2016 1-0 (home)

Menjamu pasukan Pep Guardiola, Liverpool sukses menundukan lawannya dengan skor akhir 1-0. Tidak hanya memastikan tiga poin saja. Dalam laga tersebut, tuan rumah juga sukses mencetak gol cepat.

Adalah Georginio Wijnaldum, yang menjadi pahlawan tuan rumah setelah aksinya berhasil mengoyak gawang lawan ketika pertandingan baru memasuki menit ke delapan. (Inov Nostora)

  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Arsenal
  • Liga Inggris
Artikel Selanjutnya
5 Gol Terpenting Terry Bersama Chelsea
Artikel Selanjutnya
6 Fakta Menarik Kemenangan MU di Markas Middlesbrough