Sukses

Pertamina Minta Persiba Kosongkan Stadion Parikesit

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) meminta Persiba Balikpapan segera mengosongkan Stadion Parikesit yang tergusur proyek perluasan kilang minyak setempat. Markas Beruang Madu ini nantinya akan disulap menjadi pusat gudang peralatan pembangunan kilang minyak Pertamina Balikpapan.

"Kami sudah mengirimkan surat agar stadion tidak dipakai lagi untuk pertandingan,” kata Humas Pertamina Kalimantan, Dian Hapsari, Rabu (15/2).

Dian mengatakan, proyek perluasan kilang minyak Balikpapan berjalan sesuai jadwal di mana satu di antaranya masuk tahap penggusuran markas Persiba. Proses penggusuran sudah mulai dilakukan di antaranya melengkapi perizinan, pelaksanaan kontrak, persiapan hingga eksekusi.

"Kami bersiap prosesnya sejak bulan Januari hingga mulai dilaksanakan Juni nanti,” ungkapnya.

Lewat Pemkot Balikpapan, Dian menuturkan, Pertamina menyurati tim Persiba agar segera mengosongkan Stadion Parikesit. Persiba memang sudah berencana membongkar berbagai peralatan stadion di antaranya lampu pertandingan, tribun penonton, hingga genset.

Asisten 2 Pemkot Balikpapan, Sri Soetantinah mengaku, telah menerima surat pemberitahuan soal rencana pembongkaran Stadion Parikesit. Dia menyebutkan, pembongkaran stadion kebanggaan Balikpapan akan dilaksanakan pada bulan Maret nanti.

"Jadi isi suratnya tetap sesuai schedule (jadwal) perencanaan persiapannuya akhir Januari dan pembongkarannya Maret,” ungkapnya.

1 dari 2 halaman

Pindah ke Malang

Tantin menyebut, pengurus Persiba saat ini sudah menginventarisir perlengkapan stadion yang masih bisa diselamatkan. Persiba berencana memindahkan markasnya sementara ke Stadion Gajayana Malang hingga tuntasnya pembangunan Stadion Balikpapan.

“Jadi memang tidak bisa lagi ditunda, karena sudah sesuai schedule, karena jangan sampai terganggu perencanaan Pertamina,” tuturnya.

Pemkot Balikpapan saat ini masih dalam proses pembangunan stadion di Batakan yang menelan anggaran hingga Rp 1,2 triliun. Pelaksanaannya dijadwalkan mampu diselesaikan pertengahan tahun 2017 ini.

“Persiba kan sudah melakukan survei  ke berapa stadion dan memutuskan akan bermarkas di Malang, tentu itu ada pertimbangannya,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Balikpapan hanya bisa meneruskan proposal permintaan bantuan senilai Rp 5 miliar sudah diajukan Persiba. Dana ini dimaksutkan sebagai biaya akomodasi Persiba selama di Malang.

“Pertamina sudah tahu, tapi secara formal belum, karena ini lagi dipersapkan pengurus Persiba,” ujarnya.

Tantin menyatakan, pemberian bantuan ini sepenuhnya menjadi kebijakan Pertamina untuk memberikan keputusan. Pemkot Balikpapan tidak diperkenankan mengalokasikan anggaran untuk tim sepak bola profesional.

“Kalau bantuan itu hanya untuk olahraga non professional sifatnya bantuan pembinaan melalui KONI,” tuturnya. Abelda Gunawan