Sukses

Wejangan Maradona Tidak Cukup untuk Hentikan Real Madrid

Liputan6.com, Madrid - Suntikan moril pemain legendaris Diego Maradona tidak cukup untuk membantu Napoli menghentikan Real Madrid. Napoli menyerah 1-3 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis (16/2/2017) dinihari WIB.

Maradona hadir di kamar ganti Napoli sebelum pertandingan atas permintaan pelatih Maurizio Sarri. Keberadaannya diharapkan dapat membantu Marek Hamsik dan kawan-kawan memetik hasil berharga.

Taktik tersebut berbuah manis karena Napoli memimpin melalui Lorenzo Insigne di menit ke-8. Sayang, Real Madrid kemudian mengamuk melalui Karim Benzema ('19), Toni Kroos ('49), dan Casemiro ('54).

Maradona pernah membela Napoli menghadapi Real Madrid. Namun, dia gagal mempersembahkan kemenangan. Pada pertemuan tahun 1987, Napoli takluk 0-2 di laga tandang dan hanya bermain 1-1 di rumah sendiri.

Meski begitu, sosok asal Argentina tersebut berjasa terhadap kesuksesan Napoli di pentas domestik. Dia membantu klub menjuarai Liga Italia 1986-1987 dan 1989-1990, serta Piala UEFA 1988-1989.

Napoli kini harus mencetak setidaknya dua gol pada duel kedua melawan Real Madrid di Stadio San Paolo, 7 Maret mendatang.

 

 

Artikel Selanjutnya
Sergio Ramos Minta Publik Santiago Bernabeu Tak Ejek Pique
Artikel Selanjutnya
Alasan Sergio Ramos Minta Real Madrid Singkirkan Bale