Sukses

Mentor Sakit, Marquez Kurang Maksimal di Phillip Island

Liputan6.com, Phillip Island - Marc Marquez mengklaim masih ada pekerjaan yang harus direvisi sebelum mengakhiri tes pramusim kedua tahun ini di Sirkuit Phillip Island, Australia, Jumat (17/2/2017). Pasalnya, selama pembalap Repsol Honda menghabiskan 107 lap putaran di hari kedua, dia merasa masih ada yang kurang, terutama pada perangkat elektronik.

Pada tes pramusim hari kedua, Kamis (16/2) kemarin, Marquez sukses melahap 107 putaran dengan mencatatkan waktu tercepat kedua 1 menit 29.309 detik atau lebih lambat 0.462 detik dari Maverick Vinales.

Kenapa Marquez rela menguras fisiknya pada hari kedua, apakah ini sebagai bentuk permainan pikiran? Juara dunia lima kali itu mengatakan jika dirinya tidak sedang bermain game.

"Jika saya tidak siap, saya tidak akan melakukan 107 lap karena tangan saya akan terasa sakit!" ungkap Marquez seperti dikutip Motorsport.

Selama menjalani tes pramusim kedua tahun ini, Marquez diketahui tidak ditemani oleh kepala kru Santi Hernandez. Mentornya diketahui sedang sakit sehingga absen untuk menemani pemilik nomor 93.

"Ini sulit. Ketika orang-orang di sini tampak alami. Ketika Anda kehilangan seseorang, maka Anda mulai percaya bahwa orang ini penting. Santi di rumah sekarang, tapi dia selalu memberikan informasi. Untungnya kami memiliki staf HRC yang baik dan kami berusaha mengelola dengan baik," tutup Marquez.

(David Permana)

Artikel Selanjutnya
Marquez Tak Berani Pasang Target Juara MotoGP San Marino
Artikel Selanjutnya
MotoGP: Dovizioso Sebut Marquez Pembalap Spesial