Gaji Dikorting, Deal pun Kolaps
Aston Villa ME Gunawan30/07/2010 14:15 | Aston Villa
Ekspresi full-back Luke Young dalam salah satu laganya bersama Aston Villa.
Luke Young (goal)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Birmingham: Guna memperbaiki komposisi skuadnya menjelang kompetisi musim depan, manajer Aston Villa Martin O’Neill berencana berbelanja pemain baru di bursa transfer. Sayangnya, owner klub Randy Lerner meminta O’Neill terlebih dahulu melego para pemainnya. Untuk itu, O’Neill menyodorkan full-back Luke Young ke Liverpool. Singkat kata, kedua klub mencapai kesepakatan terkait fee transfer yang ditaksir mencapai 2,75 juta pound atau sekitar Rp 38,5 miliar.
Namun, rencana kerap tak berjalan dengan kenyataan. Pemain yang bersangkutan, Young, menolak bergabung ke dalam skuad asuhan Roy Hodgson. Masalahnya, bek berusia 31 tahun itu merasa keberatan dengan tawaran The Reds yang hanya menyodorkan gaji sebesar 37 ribu pound per minggunya.
Jumlah itu lebih rendah 10 ribu pound (Rp 140 juta) dibanding gaji Young di Villa Park. Atau dengan kata lain, jika Young jadi hengkang ke Anfield Stadium, ia bakal merugi 520 ribu pound atau Rp 7,28 miliar dalam semusim! Selain itu, Young menilai Hodgson tak mau memberinya jaminan mendapat kesempatan tampil reguler. Di musim lalu, Young yang kontrak kerjanya di Villa Park masih tersisa tiga tahun hanya tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan.
Keputusan penolakan Young tak urung membuat kesal Hodgson. Pun demikian pula dengan O’Neill. Pasalnya, O’Neill pun diwanti-wanti untuk mereduksi pengeluaran klub dari sektor gaji para pemain. Dalam sebulan, Villa harus mengeluarkan dana tak kurang dari satu juta pound (Rp 14 miliar) untuk membayar gaji lima pemain pinggiran, yaitu Young, Nigel Reo-Coker, Steve Sidwell, Nicky Shorey, dan Habib Beye. Spekulasi yang beredar, Young mau mengubah keputusannya itu andaikata Villa bersedia memberikan kompensasi alias ganti rugi.
Young sendiri terbang bersama skuad Villa ke Portugal yang akan bertanding dalam turnamen Guadiana Cup di akhir pekan ini. Dua klub premiership lainnya, Fulham dan West Ham disebut-sebut juga berminat memboyong mantan defender Charlton Athletic tersebut.(MEG/Daily Star)
Namun, rencana kerap tak berjalan dengan kenyataan. Pemain yang bersangkutan, Young, menolak bergabung ke dalam skuad asuhan Roy Hodgson. Masalahnya, bek berusia 31 tahun itu merasa keberatan dengan tawaran The Reds yang hanya menyodorkan gaji sebesar 37 ribu pound per minggunya.
Jumlah itu lebih rendah 10 ribu pound (Rp 140 juta) dibanding gaji Young di Villa Park. Atau dengan kata lain, jika Young jadi hengkang ke Anfield Stadium, ia bakal merugi 520 ribu pound atau Rp 7,28 miliar dalam semusim! Selain itu, Young menilai Hodgson tak mau memberinya jaminan mendapat kesempatan tampil reguler. Di musim lalu, Young yang kontrak kerjanya di Villa Park masih tersisa tiga tahun hanya tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan.
Keputusan penolakan Young tak urung membuat kesal Hodgson. Pun demikian pula dengan O’Neill. Pasalnya, O’Neill pun diwanti-wanti untuk mereduksi pengeluaran klub dari sektor gaji para pemain. Dalam sebulan, Villa harus mengeluarkan dana tak kurang dari satu juta pound (Rp 14 miliar) untuk membayar gaji lima pemain pinggiran, yaitu Young, Nigel Reo-Coker, Steve Sidwell, Nicky Shorey, dan Habib Beye. Spekulasi yang beredar, Young mau mengubah keputusannya itu andaikata Villa bersedia memberikan kompensasi alias ganti rugi.
Young sendiri terbang bersama skuad Villa ke Portugal yang akan bertanding dalam turnamen Guadiana Cup di akhir pekan ini. Dua klub premiership lainnya, Fulham dan West Ham disebut-sebut juga berminat memboyong mantan defender Charlton Athletic tersebut.(MEG/Daily Star)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
