Sukses

5 Pemain Paling Mengecewakan di Liga Inggris Musim Ini

Liputan6.com, Jakarta - Liga Inggris memang dikenal sebagai kompetisi yang tersengit. Bagi pemain yang lengah dan tak mampu beradaptasi dengan cepat, mereka bakal tersisih dan perlahan terkikis.

Musim ini, kompetisi tersengit dunia tersebut sebenarnya memunculkan banyak bintang. Sebut saja, Zlatan Ibrahimovic, Sadio Mane atau Alexis Sanchez.

Ketiganya mampu tampil impresif bersama timnya. Chelsea yang kini pimpin klasemen Liga Inggris juga tak lepas dari bangkitnya para pemain seperti Eden Hazard, Pedro, hingga Diego Costa.

Sayangnya, kecermelangan tersebut tak diikuti oleh deretan pemain di bawah ini. Banyak bintang yang belum mampu menunjukkan permainan terbaiknya bersama timnya masing-masing.

Lantas siapa saja mereka? Berikut daftarnya disadur dari FTB90:

1 dari 6 halaman

5. Loris Karius - Liverpool

Kedatangan Loris Karius ke Liverpool sebenarnya memunculkan banyak ekspektasi. Dia diplot sebagai pemain yang bisa bersaing dengan Simon Mignolet.

Namun demikian, harapan cuma menguap begitu saja. Karius tampak seperti tak sesuai harapan. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp sepertinya harus mendatangkan kiper pelapis anyar musim depan.

Dalam beberapa kesempatan, Klopp masih membela kiper berusia 23 tahun ini. Dia meyakini, Karius masih bisa bangkit setelah tampil buruk Desember lalu.

Namun itu sepertinya hanya basa basi. Terbukti Klopp kembali memainkan Mignolet sebagai starter di bawah mistar gawang Liverpool.

2 dari 6 halaman

4. Michy Batshuayi - Chelsea

Sangat gemilang pada musim 2015-16 bersama Marseille, Batshuayi sebenarnya diharapkan menjadi saingan serius Diego Costa di Chelsea. Dia didatangkan oleh The Blues pada musi panas lalu.

Namun demikian, dia malah tak bisa buktikan ekspetasi tersebut. Dia seperti tertutupi aksi Costa yang memang tokcer dan mengunci posisi striker.

Dengan hanya satu gol di liga, pemain asal Belgia itu memang tak mampu berbuat banyak. Dia hanya menjadi penghangat bangku cadangan di sana.

Manajer Chelsea, Antonio Conte sudah mewanti-wanti kepada Batshuayi agar bisa meniru spirit yang ditunjukkan Diego Costa di depan gawang.

3 dari 6 halaman

3. Wahbi Khazri - Sunderland

Musim lalu, Khazri adalah penyelamat bagi Sunderland. Gelandang asal Maroko dibeli pada Januari dari Bordeaux dengan kemampuan teknis yang dianggap punya kualitas di atas rata-rata.

Namun, musim ini, dia telah terbuang ke bangku cadangan dan jarang dimainkan di Sunderland. Bak hilang ditelan bumi, Khazri lebih sering jadi pemain pengganti saja.

Dari 14 laga yang dilakoni, dia hanya menjadi starter sebanyak 4 kali dan 10 kali jadi cadangan. Dia pun belum mencetak satu gol pun untuk Sunderland.

Sebagai gelandang serang, Khazri masih kalau jauh dari Victor Anichebe yang sudah cetak 3 gol untuk Sunderland.

4 dari 6 halaman

2. Francis Coquelin - Arsenal

Coquelin memang belakangan tampil menurun. Padahal, awalnya dia dianggap sebagai gelandang bertahan yang tangguh bersama The Gunners.

Musim ini, dia sangat sering kehilangan bola. Coquelin bahkan mulai kehilangan posisinya. Ada satu hal yang tak bisa dilupakan, adalah kala dia dikelabui oleh Hazard.

Bahkan, pemain 25 tahun ini sampai jatuh berputar saat berusaha menghentikan laju Hazard. Permainannya musim ini bisa dibilang mengecewakan.

Apalagi, Arsenal masih punya Alex Oxlade Chamberlain atau Granit Xhaka yang lebih disukai Arsene Wenger sebagai gelandang bertahan.

5 dari 6 halaman

1. Riyad Mahrez - Leicester City

Mahrez seperti kehilangan permainannya pada musim ini. Penampilannya semakin memburuk dalam setiap pertandingan.

Bahasa tubuh dan sikap sang pemain menunjukkan bahwa dia kecewa dengan kehidupan di King Power Stadium. Dia memang telah lama diisukan bakal angkat kaki dari sana.

Pemain Aljazair itu cuma mencetak empat gol dan dua assist sejauh ini di Liga Inggris. Kepercayaan diri Mahrez terlihat mengkhawatirkan, mungkin karena menyesal telah meneken kontrak jangka panjang dengan klub pada bulan Agustus setelah diincar banyak klub.

Padahal, dia tampil sebagai pahlawan bersama Jamie Vardy di Leicester musim lalu. (I. Eka Setiawan)