Sukses

Inter Milan Siap Tebus Striker Sampdoria Rp 225 Miliar

Liputan6.com, Milan - Di tengah rumor pendekatan terhadap Luis Muriel (23 tahun), Inter Milan justru dikabarkan akan merekrut striker muda Sampdoria yang lain. Dia adalah Patrik Schick, penyerang berusia 21 tahun asal Republik Ceko.

Menurut Gazzetta dello Sport, I Nerazzurri bersedia menebus klausul pelepasan senilai 25 juta euro atau setara Rp 225 miliar yang mengikat Schick.

Inter Milan nantinya tetap akan membiarkan Schick tetap di Sampdoria selama setahun agar berkembang. Mereka baru akan mengambilnya pada musim 2018-2019.

Menurut Tuttosport, klub asuhan Stefano Pioli itu ingin membangun proyek masa depan dengan mengumpulkan pemain-pemain muda. Dan secara khusus, I Nerazzuri bermaksud menjadikan Schick sebagai penerus Mauro Icardi jika sewaktu-waktu ada kendala, semisal penyerang Argentina itu hengkang.

Adapun Schick dan Icardi memiliki kesamaan, yakni sama-sama mengawali karier Serie A bersama Sampdoria. Seperti diketahui, saat berseragam Il Samp pada 2012-2013, Icardi mencetak 10 gol dalam 31 pertandingan. Kini, bersama Inter Milan, dia terikat klausul pelepasan sebesar 110 juta euro (Rp 1,57 triliun).

Sedangkan Schick direkrut Sampdoria dari Sparta Praha pada musim panas lalu seharga 4 juta euro (Rp 56 miliar). Ia diikat kontrak hingga Juni 2020.

1 dari 2 halaman

Rapor Schick

Sejak bergabung dengan Blucerchiati, Schick sudah mengemas sembilan gol dan dua assist dari 25 penampilan. Torehan tersebut cukup mengesankan mengingat ia hanya enam kali diturunkan sebagai starter.

Lebih lanjut, Inter juga tengah mengejar kesepakatan untuk merekrut bek remaja milik Atalanta, Alessandro Bastoni (17 tahun). Inter siap membayar bek setinggi 190 sentimeter itu seharga 10-15 juta euro.

Sama seperti pada Schick, Inter akan tetap membiarkannya berkembang bersama Atalanta setelah direkrut. I Nerazzurri baru membawanya ke San Siro pada musim 2019-2020.

Adapun pendekatan Inter ini sama dengan yang dilakukan Juventus dalam menggaet Mattia Caldara dari Atalanta beberapa waktu lalu. (Abul Muamar)