Sukses

Lawan Liverpool, Guardiola Akui Sulit Tangani Manchester City

Liputan6.com, Manchester - Pep Guardiola mengakui butuh waktu lebih lama untuk membangun Manchester City. Bahkan menurutnya, ia butuh waktu lebih lama daripada saat membangun Barcelona dan Bayern Muenchen.

"Saya cinta klub ini dan ingin berada di sini untuk waktu yang lama. Di banyak kesempatan, City melakukannya lebih cepat dari Barcelona dan Bayern Muenchen dan saya terkesan," kata Guardiola seperti dilansir Sky Sports.

"Tapi  di hal lain, kita punya sesuatu yang butuh lebih banyak waktu. Kita butuh lebih banyak pengalaman untuk jadi tim yang stabil," ujar Guardiola menambahkan.

Guardiola bergabung ke Manchester City di awal musim ini. Reputasinya yang pernah sukses bersama Barcelona dan Bayern Muenchen membuat City diprediksi meraih banyak gelar.

Sayangnya, Guardiola gagal membuat publik berdecak kagum di musim pertamanya. Manchester City tersingkir di Babak 16 Besar Liga Champions oleh AS Monaco. Itu adalah torehan terburuk dalam karier Guardiola sebagai pelatih.

1 dari 2 halaman

Terpuruk di Liga Inggris

Di Liga Inggris, City tercecer di peringkat ketiga dengan 56 poin, tertinggal 13 poin dari Chelsea di puncak klasemen. Padahal, Liga Inggris musim ini tinggal menyisakan 11 pertandingan lagi.

Kendati demikian, Guardiola mengaku menikmati kariernya bersama City. Manajer berusia 46 tahun ini mengaku tantangan seperti ini adalah yang pertama buatnya.

"Inilah yang saya suka. Ini adalah kali pertama sebagai manajer. Yang lainnya saya beruntung sebagai manajer," ujar Guardiola mengakhiri.