Sukses

5 Kapten Tim Liga Inggris yang Kariernya di Ujung Tanduk

Liputan6.com, Jakarta Kapten tim sepakbola memiliki berbagai tugas. Pemain yang diberi kepercayaan jabatan ini, harus menjadi duta klub untuk memastikan suasana ruang ganti yang positif dan produktif.

Namun, kontribusi terbesar sang kapten mungkin di lapangan. Tapi, ketika penampilannya mulai menurun, pemain lainnya akan melihat dengan siapa mereka berbagi untuk mendapat bimbingan dan inspirasi.

Sayangnya, peluang beberapa kapten klub di Liga Inggris untuk menjadi sosok berpengaruh dalam panasnya persaingan telah menjadi semakin terbatas.

Usia menjadi faktor penghambat beberapa pemimpin terbaik di sepak bola tingkat atas Liga Inggris. Dan karier mereka pun di klub masing-masing dapat segera berakhir.

Berikut beberapa kapten klub Liga Inggris yang mungkin akan hengkang pada akhir musim.

1 dari 6 halaman

John Terry - Chelsea

Sulit untuk membayangkan John Terry bermain untuk tim lain. Tapi, jika dia tidak memutuskan untuk gantung sepatu, ia harus mencari klub baru guna melanjutkan keriernya.

Kapten The Blues diperkirakan akan pergi dari Stamford Bridge pada musim panas setelah kontraknya di sana habis. Sampai sejauh ini manajemen Chelsea memang belum menyodorkan kontrak baru buat pemain berusia 36 tahun tersebut.

Terry sendiri baru diberi kesempatan tampil oleh manajer Antonio Conte sebanyak lima kali di Premier League.

Tony Pulis tidak merahasiakan keinginannya untuk membawa mantan kapten Inggris ini, bergabung bersama West Brom. Pulis mengatakan bahwa dirinya bersedia menampung Terry di Hawthorns.

"Saya selalu menganggap dia pemain yang bagus. Saya pikir dia ingin berada di sana dan bertahan di sana dan menjadi bagian sebagai juara," kata Pulis seperti dilansir Sky Sports.

Klub-klub yang terkait dengan Terry: West Brom, Liga Super Cina, Arsenal, Stoke City, Bournemouth


2 dari 6 halaman

Wayne Rooney - Manchester United

Wayne Rooney adalah top scorer Manchester United sepanjang masa. Tapi, dia kini bukan lagi anggota integral dari skuat.

Meskipun kerap mendapat pujian dari manajer MU Jose Mourinho, sulit untuk melihat Rooney akan mendapatkan tempat reguler di tim utama.

Rooney dirumorkan bakal meninggalkan MU. Pemain 31 tahun itu terus dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Super Tiongkok. Sejumlah klub Tiongkok tertarik untuk menggunakan jasanya.

Diboyong dari Everton pada 2004, Rooney telah merengkuh sejumlah gelar bersama klub berjuluk Setan Merah itu. Mulai dari gelar Liga Inggris, FA Cup, Piala Liga Inggris, Community Shield, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.

Tak hanya itu, Rooney kini memegang status sebagai pencetak gol terbanyak klub sepanjang sejarah. Dia sudah mencetak 250 gol dari 544 pertandingan bersama MU sejak 2004 hingga kini. Dia melewati rekor gol sang legenda MU, Bobby Charlton, yakni 249 gol.

Rooney terakhir disebut-sebut akan kembali ke Everton. Ronald Koeman menyatakan bulan lalu bahwa ia percaya Rooney akan membuat The Toffees makin kuat.


3 dari 6 halaman

Vincent Kompany - Manchester City

Pemain asal Belgia ini, sudah menjadi tokoh besar selama era baru di klub, dan memimpin City meraih gelar liga. Namun, serangkaian cedera membuat masa depan Vincent Kompany di City dalam bahaya.

Di Manchester City, bek berusia 30 tahun itu, kini sedang berjuang memulihkan kondisinya dari cedera angkel.

Cedera tersebut membuat bek Timnas Belgia itu harus absen dalam 23 pertandingan City sepanjang musim ini. Kompany sendiri baru bermain tiga kali di ajang Liga Inggris.

Kabarnya, manajemen Napoli sedang melakukan pendekatan dengan Kompany. Kompany diincar Napoli sebagai langkah antisipasi dari kepergian bek asal Spanyol, Raul Albiol. Mantan bek Real Madrid itu belum memperpanjang kontraknya dengan Napoli yang berakhir pada akhir musim ini.

4 dari 6 halaman

Per Mertesacker - Arsenal

Sejak kedatangan Shkodran Mustafi dan Gabriel, kekuasaan Per Mertesacker di Arsenal mulai memudar. Kekhawatiran cedera tidak membantu perjuangannya untuk bertahan di tim utama dengan baik.

Bek tangguh ini sepertinya semakin sulit mengatasi persaingan di Liga Inggris. Sebuah langkah kembali ke Jerman mungkin bisa dilakukan musim panas ini. Hannover, Werder Bremen, adalah klub yang berminat merekrutnya.

Pengalaman menjadi alasan manajer Arsenal Arsene Wenger memberi kepercayaan terhadapnya. Padahal, Mertesacker tidak lagi menjadi pilihan pertama.


5 dari 6 halaman

Phil Jagielka - Everton

Phil Jagielka telah menjadi pendukung defensif untuk Everton selama satu dekade. Tapi, itu tampaknya akan berubah saat tim ditangani Ronald Koeman musim ini.

Pemain berusia 34 tahun telah menemukan dirinya berada di belakang Ashley Williams dan Funes Mori. Dia sudah sangat terkait dengan kepindahan ke Sunderland di mana ia akan bergabung kembali dengan mantan manajer David Moyes.

Jagielka mulai bergabung dengan Everton tahun 2007. Dia dibeli dari Sheffield United dan terpilih sebagai kapten tim. Jagielka pernah terpilih sebagai pemain terbaik Everton pilihan fans dan rekan setim.