Sukses

F1: Alarm dari Ferrari

Liputan6.com, Melbourne - Formula 1 (F1) seri perdana digelar di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu (20/3/2017) kemarin. Tampil sebagai juara adalah Sebastian Vettel dari tim Ferrari.

Start dari posisi kedua, Vettel terus memberikan tekanan kepada pembalap Mercedes, Lewis Hamiton, yang meraih pole position. Vettel akhirnya mengambil alih balapan setelah Hamilton masuk pit lebih dulu. Meski tak lama kemudian juga masuk pit, posisinya di depan tidak mampu kembali disalip Hamilton. Vettel pun juara seri perdana F1 2017.

"Sukar dipercaya! Terima kasih semuanya. Itulah yang kami butuhkan. Orang-orang di tim banyak begadang. (Mobil) Berfungsi dengan bagus. Sangat menyenangkan untuk dikemudikan. Hari yang indah. Terima kasih!" kata Vettel di atas podium seperti dilansir Crash.

Kemenangan Vettel seolah mengisyaratkan Ferrari telah kembali. Tim Kuda Jikrak siap menjadi pesaing serius Mercedes yang dalam dua musim terakhir mendominasi balapan jet darat tersebut.

Sekadar informasi, Ferrari terakhir kali menjadi juara dunia F1 di musim 2007 dengan pembalapnya, Kimi Raikkonen. Setelah itu, Ferrari kalah bersaing dengan McLaren, Brawn GP, Red Bull, dan Mercedes.

Sementara untuk podium juara F1, Ferrari terakhir memenangkannya di GP Singapura pada 2015 lalu. Saat itu, Vettel finis di depan Daniel Ricciard (Red Bull) dan rekan setimnya, Kimi Raikkonen.

1 dari 2 halaman

Ferrari Cepat

Apa yang dikhawatirkan Hamilton tentang cepatnya mobil Ferrari di pramusim ternyata terbukti. Pembalap Mercedes itu harus mengakui kecepatan mobil Ferrari SF70H yang dikemudikan Vettel pada seri perdana F1 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu (20/3/2017) Kemarin.

"Saya bukan seorang pembohong saat bilang Ferrari kencang," kata Hamilton seperti dilansir BBC. "Saya saat itu memang tidak tahu persis seberapa kencang mereka dalam balapan. Tetapi, laju mereka dengan ban super soft secara khusus tampak sangat bagus."

Dalam balapan kemarin, Hamilton yang mengawali balapan dari posisi terdepan terus mendapatkan tekanan dari Vettel. Sejak awal balapan, Vettel yang start dari posisi kedua terus menempel ketat pembalap Inggris itu dengan mobil yang diberi nama Gina.

"Dia relatif dekat," kata Hamilton. "Dan jika peran terbalik dan dia depan, dia mungkin akan menjauh," ucap Hamilton tentang kecepatan mobil Ferarri.

Memang terlalu dini untuk mengatakan Ferrari akan mengakhiri dominasi Mercedes yang terjadi di dua musim terakhir. Sebab, balapan masih ada 20 seri lagi. Tetapi, setidaknya tim asal Italia itu telah memberikan alarm kepada pesaingnya bahwa mereka benar-benar siap bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia musim ini.

Persaingan ini tentunya bakal membuat balapan F1 2017 jadi lebih menarik. Bagi para penggemar F1, tentu mereka berharap persaingan ketat perebutan juara dunia akan melibatkan Ferrari dan Mercedes.

"Perjalanan masih panjang. Tapi, melalui balapan tadi, kami tunjukkan mampu bersaing," ucap Vettel yang sudah empat kali menjadi juara dunia F1. 

 

 

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Zarco Serang Balik Valentino Rossi
Artikel Selanjutnya
3 Momen Terbaik Valentino Rossi di MotoGP Jerman