Sukses

NBA: Kejutan, Bucks Bungkam Raptors

Liputan6.com, Toronto- Toronto Raptors gagal memaksimalkan laga kandang pada game pertama play-off NBA Wilayah Timur melawan Milwaukee Bucks. Permainan gemilang Giannis Antetokounmpo membawa Bucks membungkam Raptors 97-83 di Air Canada Centre, Minggu (16/4/2017) pagi WIB.

Antetokounmpo mencetak poin tertinggi sepanjang kariernya di play-off NBA dengan 28 poin. Center Bucks Greg Monroe juga tampil apik dengan 14 poin dan 15 rebound.  

Meski main di kandang lawan, Bucks tak gentar. Pasukan Jason Kidd unggul 30-22 di kuarter pertama. Raptors bangkit di kuarter dua. Mereka bisa berbalik unggul lima poin saat babak pertama berakhir.

Petaka menimpa Raptors di babak kedua. Rapatnya pertahanan Bucks membuat Raptors hanya bisa menambah 32 poin di paruh kedua. Akurasi tembakan Raptors hanya 20 persen di babak kedua atau hanya masuk tujuh dari 35 tembakan.

Bermodal pertahanan kokoh, Bucks mampu mendulang poin demi poin lewat fast break. Bucks berbalik unggul lima angka saat memasuki kuarter empat. Kemudian serangkaian fast break membuat Bucks memperlebar jarak menjadi 14 dalam kurun empat menit awal kuarter terakhir. Sejak saat itu mereka tak terbendung.

Bucks berhasil mengakhiri rentetan 17 kekalahan beruntun pada game pertama play-off series. Mereka terakhir kali bisa menang pada laga pertama play-off NBA pada tahun 1983.

Sedangkan bagi Raptors kekalahan ini menambah buruk catatan mereka di game pertama play-off. Sudah sembilan kali berturut-turut, klub asal Kanada itu kalah di laga pertama putaran pertama play-off.

DeMar DeRozan memimpin perolehan angka Raptors dengan 27 poin. Namun hanya tujuh tembakan DeRozan yang masuk dari 21 percobaan. Kekalahan Raptors kali ini juga dikarenakan buruknya performa Kyle Lowry. Point guard andalan Raptors ini hanya mencetak empat angka (2 dari 11 percobaan).

Kemenangan di game pertama ini membuat Bucks memimpin 1-0. Kedua tim akan bertemu di game kedua hari Rabu (19/4/2017) masih di markas Raptors.

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Petrucci Tak Kesal Kalah dari Rossi di Assen
Artikel Selanjutnya
MotoGP: Menang di Usia Tua, Valentino Rossi Seperti Peter Pan