Sukses

MotoGP Austin Jadi Awal Kebangkitan Lorenzo?

Liputan6.com, Jakarta - Penampilan Jorge Lorenzo di dua balapan pembuka musim ini ternyata berada di luar ekspektasi penggemar dan tim Ducati. Pasalnya X-Fuera hanya mampu meraih lima poin saja dan menempatkannya di urutan ketiga dari bawah.

Tentunya itu bukan sesuatu yang diharapkan semua orang. Tapi Lorenzo ingin mengakhiri catatan buruk tersebut saat dirinya tampil di MotoGP Austin, Minggu (23/4/2017) waktu setempat.

"Qatar adalah bencana, meskipun saya cukup beruntung untuk menyelesaikan balapan di posisi ke-11 karena banyak kecelakaan. Di Argentina, tak ada balapan bagi saya," jelas Lorenzo seperti dikutip dari Crash, Kamis (20/4/2017).

Nemun demikian, Lorenzo mengklaim tidak ada waktu untuk mengeluh tentang apa yang terjadi. Diakuinya, meskipun hasilnya tidak mendukung tim, namun ia mencoba untuk berpikir positif.

Salah satu kendala terbesar Lorenzo tampil kompetitif yaitu belum balapan di kondisi kering. Dia berharap cuaca lebih bersahabat pada seri ketiga MotoGP di Sirkuit COTA dengan panjang 5,5 km tersebut.

"Austin merupakan sirkuit yang indah, di mana saya belum berhasil menang. Tapi Ducati telah meraih podium dalam tiga tahun terakhir. Ini adalah tempat yang baik untuk menguji diri sendiri dan juga untuk melanjutkan evolusi Desmosedici. Serta untuk terus mengadaptasikan Desmosdici dengan gaya balap saya," kata Lorenzo.

"Tim kami memiliki perasaan yang positif, kami semua bekerja keras dan saya yakin kami akan segera mengubah hasil buruk ini." (David Permana)

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Dovizioso Sebut Marquez Pembalap Spesial
Artikel Selanjutnya
5 Fakta Menarik Jelang MotoGP San Marino Tanpa Rossi