Sukses

Habis-habisan di Final Proliga 2017

Liputan6.com, Yogyakarta - Proliga 2017 akan memasuki babak akhir. Partai final akan berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (23/4/2017) lusa. Ini adalah kali kedua GOR Among Rogo menjadi tempat penyelenggaraan partai final setelah 2015 lalu.

Final Proliga 2017 di bagian putri, Jakarta Elektrik PLN bertemu Jakarta Pertamina Energi. Ini adalah ulangan laga final tahun lalu, dimana Jakarta Elektrik keluar sebagai juara melalui skor ketat 3-2. Sementara di bagian putra, Jakarta Pertamina Energi menghadapi Palembang Bank SumselBabel.

"Kami yakin final ini akan sangat menarik dan menghibur. Apalagi, Yogyakarta memiliki penonton yang fanatik terhadap bola voli. Setiap pertandingan selalu ramai dibanjiri penonton. Dua tahun lalu, penonton membeludak," kata Direktur Proliga Hanny S Surkatty dalam jumpa pers di Yogyakarta, Jumat (21/4/2017).

Sementara itu, pelatih tim putra Jakarta Pertamina Putut Marhaento menegaskan timnya bakal tampil habis-habisan di partai puncak. Apalagi, Agung Seganti dan kawan-kawan belum pernah merasakan gelar juara sejak tampil di kompetisi bola voli kasta tertinggi di Indonesia itu.

"Kami akan tampil maksimal dengan segala kemampuan kami, kami butuh dukungan penonton Yogyakarta," ucapnya.

Bagi publik Yogyakarta, Putut bukanlah sosok yang asing. Pasalnya, dia merupakan pelatih kenamaan publik kota pelajar ini. Putut merupakan pelatih klub Yuso. Saat ini, setengah skuat Jakarta Pertamina diisi para pemain Yuso.

Dua tahun lalu, Putut mengantarkan tim putra Jakarta Elektrik PLN menjadi juara di Among Rogo. Tahun ini, dia berharap dapat mengulang sukses kembali di Yogyakarta.

Dari klub Bank SumselBabel, pelatih Samsul Jais juga menyatakan timnya akan all-out. Dari empat pertandingan sebelumnya dengan Jakarta Pertamina, Bank SumselBabel menelan tiga kekalahan. "Pertamina tim yang sangat kuat. Namun, kami telah mempersiapkan diri tampil di final, kata pelatih asal Bandung ini.

Di final akan dipilih pemain terbaik (MVP) masing-masing untuk putra dan putri dengan hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 10 juta serta piala. Selain itu, juga akan dipilih pelatih terbaik untuk sektor putra dan putri dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta serta piala.

Juara pertama Proliga 2017 akan menerima hadiah uang pembinaan Rp 200 juta. Sementara juara kedua mendapat Rp 100 juta. Sedangkan juara ketiga dan keempat sudah diserahkan pada final four putaran kedua di Bandung pekan lalu.

Juara III putra diraih Jakarta BNI Taplus dan putri Jakarta PGN Popsivo Polwan. Sementara juara keempat ditempati Surabaya Bhayangkara Samator (putra) dan Gresik Petrokimia (putri).

Untuk juara ketiga mendapat hadiah uang pembinaan Rp 75 juta dan keempat Rp 50 juta. Pemain-pemain terbaik untuk tiap posisi juga sudah diserahkan di Bandung dengan masing-masing uang pembinaan Rp 5 juta.

 

Artikel Selanjutnya
Jadwal Liga 1, Siaran Langsung Akhir Pekan Ini
Artikel Selanjutnya
Jadwal Bola Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar: Peluang Terakhir