Sukses

Prediksi MU Vs Swansea: Duel Guru dan Murid Lagi

Liputan6.com, Manchester - Pertandingan antara Manchester United (MU) dan Swansea City di Stadion Old Trafford, Minggu (30/4), menjadi salah satu pertarungan guru dengan murid di Liga Primer Inggris. Setelah sebelumnya ada Arsen Wenger dengan beberapa pelatih muda, atau Victor Silva dengan Jose Mourinho dalam laga Hull City dengan MU, kini ada Mourinho dengan Paul Clement.

Hal itu diakui langsung oleh Clement. Menurut mantan asisten pelatih Carlo Ancelotti di Bayern Munchen itu, dirinya belajar banyak dari sosok manajer asal Portugal tersebut.

Clement merupakan pelatih akademi Chelsea ketika Mourinho pertama kali melatih The Blues. Di mata Clement, Mourinho merupakan pelatih yang menggunakan pendekatan psikologis dan personal.

“Dia (Mourinho) profesor dan saya adalah muridnya. Itu brilian untuk saya. Saya benar-benar kagum dengan dia,” ujar Clement.

Hal lain yang didapat Clement dari mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu tidak saja soal taktik di lapangan. Tetapi juga caranya mengkritik pemain. Termasuk pemberitaan baru-baru ini tentang perlakukan Mou terhadap beberapa pemain MU seperti Luke Shaw, Anthony Martial, Henrikh Mkhitaryan, dan Chris Smalling.

Clement mengakui pendekatan itu. Dan itu terbukti ampuh. Shaw tampil impresif dalam beberapa laga terakhir MU saat dimainkan. Begitu juga Mkhitaryan yang dipinggirkan pada awal musim namun mulai meningkat hingga saat ini. Martial tidak jauh berbeda setelah isu akan dilepas ke Sevilla.

Pujian Clement

“Anda tidak pernah yakin di mana Anda berdiri bersamanya (Mou). Dia menciptakan jarak di antara orang-orang. Dia sangat kuat dalam bidang psikologi, dalam mengelola orang, baik pemain maupun staf,” Clement menuturkan.

Sementara, Mourinho sendiri tidak merasa khawatir dengan posisi Setan Merah dalam mengejar tiket Liga Champions usai bermain imbang 0-0 dalam derby Manchester. Mou tetap yakin Wayne Rooney dan kawan-kawan bisa mencapai target itu.

Menurut mantan asisten pelatih Barcelona saat bersama Louis Van Gaal itu, skuat MU saat ini lebih baik dibandingkan dengan musim lalu ketika dilatih LVG. Di mata Mou, pemain MU telah memiliki kebahagiaan,dan kepercayaan diri.

“Kenyataannya, MU berjuang untuk memenangi Liga Europa, dan berjuang untuk finis di tempat keempat. Jadi, mari kita kita lakukan itu,” ujar Mourinho.

Artikel Selanjutnya
Jadwal Siaran Langsung Bola Hari Ini, Swansea Tantang MU
Artikel Selanjutnya
Undian Liga Europa: AC Milan Dapat Lawan Mudah