Carragher Lempar Handuk
Liverpool ME Gunawan02/09/2010 23:20 | Liverpool
Liverpool's Jamie Carragher takes part in a training session at Anfield, Liverpool, on February 18, 2008. Liverpool take on Inter Milan in a Champions League in Liverpool on Tuesday. AFP PHOTO/PAUL ELLIS
Jamie Carragher (© AFP 2008)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Liverpool: Baru tiga pekan kompetisi Liga Premier musim 2010-2011 bergulir. Namun, defender kawakan Liverpool, Jamie Carragher, telah melempar handuk alias menyerah ketika disinggung tentang peluang The Reds, julukan Liverpool, meraih gelar premiership.
Terakhir, Liverpool meraih gelar paling bergengsi di persepakbolaan Inggris itu terjadi pada musim 1989-1990 ketika kompetisi masih bertajuk First Division. Di lain kompetisi, The Reds menyabet trofi FA Cup dan FA Community Shield pada 2006.
Setelah terpeleset di musim lalu, hanya menempati peringkat ketujuh dan berkiprah di ajang Europa League, di musim ini Liverpool ditargetkan kudu kembali meraih tiket Liga Champions atau minimal meraih peringkat empat besar. Peluang itu kian sulit menyusul kian kompetitifnya skuad yang dimiliki Manchester City dan Tottenham Hotspur.
“Saya terganggu dengan fakta bahwa kami tidak mampu meraih satu gelar pun dalam empat tahun terakhir. Jelas, saya tidak ingin kami tetap paceklik gelar andaikata saya memutuskan mengakhiri karier di Liverpool. Saya tidak melihat alasan mengapa kami tidak bisa meraih trofi di musim ini atau musim-musim berikutnya,” tegas Carragher.
Namun, Carragher mengakui sulitnya Liverpool meraih gelar Liga Premier. “Satu gelar yang belum berhasil saya raih adalah liga (premiership). Tapi, saya pikir, sangat sulit bagi kami untuk berkiprah di musim ini setelah terjungkal ke peringkat ketujuh musim lalu. Akan tetapi, saya tetap percaya jika Liverpool bisa melaju ke Wembley (final FA Cup atau Piala Carling),” pungkasnya.(MEG/Mirror)
Terakhir, Liverpool meraih gelar paling bergengsi di persepakbolaan Inggris itu terjadi pada musim 1989-1990 ketika kompetisi masih bertajuk First Division. Di lain kompetisi, The Reds menyabet trofi FA Cup dan FA Community Shield pada 2006.
Setelah terpeleset di musim lalu, hanya menempati peringkat ketujuh dan berkiprah di ajang Europa League, di musim ini Liverpool ditargetkan kudu kembali meraih tiket Liga Champions atau minimal meraih peringkat empat besar. Peluang itu kian sulit menyusul kian kompetitifnya skuad yang dimiliki Manchester City dan Tottenham Hotspur.
“Saya terganggu dengan fakta bahwa kami tidak mampu meraih satu gelar pun dalam empat tahun terakhir. Jelas, saya tidak ingin kami tetap paceklik gelar andaikata saya memutuskan mengakhiri karier di Liverpool. Saya tidak melihat alasan mengapa kami tidak bisa meraih trofi di musim ini atau musim-musim berikutnya,” tegas Carragher.
Namun, Carragher mengakui sulitnya Liverpool meraih gelar Liga Premier. “Satu gelar yang belum berhasil saya raih adalah liga (premiership). Tapi, saya pikir, sangat sulit bagi kami untuk berkiprah di musim ini setelah terjungkal ke peringkat ketujuh musim lalu. Akan tetapi, saya tetap percaya jika Liverpool bisa melaju ke Wembley (final FA Cup atau Piala Carling),” pungkasnya.(MEG/Mirror)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
