Tujuh Kandidat Jawara Eropa di Mata Mourinho
Real Madrid ME Gunawan03/09/2010 00:50 | Real Madrid
Gaya pelatih Real Madrid Jose Mourinho dalam konferensi pers seusai sesi latihan tim di Sport City Real di Madrid, 23 Agustus 2010. AFP PHOTO / DOMINIQUE FAGET
Jose Mourinho (© AFP 2010)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Madrid: Namanya juga Jose Mourinho. Setiap kalimat yang meluncur dari mulutnya selalu “disantap” media massa. Terakhir, dalam wawancaranya dengan harian olahraga terkemuka di Italia, La Gazzetta dello Sport, Mourinho mengungkapkan prediksinya seputar kandidat jawara Liga Champions, gelar paling bergengsi di Benua Biru.
Di mata Special One, begitu Mourinho mendaulat diri ketika ditunjuk menangani Chelsea, hanya ada tujuh klub di seantero Eropa yang bakal memboyong gelar Liga Champions dimana babak finalnya di musim ini rencananya akan berlangsung di Wembley Stadium, London, 28 Mei 2011. Mourinho mencoret Arsenal, wakil Inggris yang selama ini mampu menjadi langganan Liga Champions sejak ditangani manajer kharismatik asal Prancis, Arsene Wenger.
Ketujuh klub tersebut, adalah juara bertahan Inter Milan yang notabene mantan klub asuhan Mourinho, Real Madrid (klub yang kini ditanganinya), AC Milan, Chelsea, Manchester United, dan Bayern Muenchen, runner-up musim lalu. “Salah satu dari mereka bakal menjadi jawara. Mungkin, bakal ada kejutan seperti yang ditunjukkan Lyon yang mampu melangkah ke babak semifinal musim lalu. Tapi, peluang bagi Roma, Arsenal, Tottenham, atau Benfica sangat sulit,” tutur Mourinho.
Lebih lanjut, Mourinho mencoba menggambarkan perbedaan yang begitu gamblang antara Barcelona dan Los Blancos. Di bawah arahan Mourinho, publik menengarai jika di musim ini Madrid bakal mampu memberikan perlawanan yang sengit pada Los Blaugrana. Prediksi yang agak meleset jika melihat gambaran dari pekan pertama La Liga yang bergulir pekan lalu. Barca unggul dari Racing Santander, sementara Madrid susah payah memetik satu poin di kandang Real Mallorca.
“Barca merupakan produk yang sudah jadi. Mereka bisa menambahkan satu pemain atau satu ide baru. Tapi, mereka tetap klub yang sempurna. Beda dengan Real (Madrid) yang dipenuhi ketidakjelasan dan keraguan akan kontinuitas. Coba tengok pergantian pelatih dalam beberapa tahun terakhir. Ada (Fabio) Capello, (Bernd) Schuster, (Juande) Ramos, (Manuel) Pellegrini, dan kemudian saya sendiri. Klub membutuhkan stabilitas,” tegas Mourinho.
“Beruntung, saat ini saya tidak lagi terobsesi dengan raihan gelar. Jika iya, saya bakalan tetap tinggal di Inter dan meraih enam gelar. Saya telah menyabet tiga trofi dan karier saya terbilang gemilang. Di sini, Spanyol, saya harus menghadapi tiga kompetisi. Dua di antaranya adalah La Liga dan Copa del Rey, dimana Barca merupakan tim yang paling diunggulkan,” ujarnya.
Yang terakhir, Mourinho mengaku tetap menjalin kontak dengan mantan bosnya, Presiden Nerazzurri, Massimo Moratti. “Kami tetap berteman. Saya bagian dari sejarahnya dan ia pun menjadi bagian dari sejarah saya,” kata Mourinho yang di musim lalu berhasil mengantarkan Inter meraih gelar Liga Champions, prestasi kali pertama bagi Nerazzurri dalam 45 tahun terakhir.(MEG/Guardian)
Di mata Special One, begitu Mourinho mendaulat diri ketika ditunjuk menangani Chelsea, hanya ada tujuh klub di seantero Eropa yang bakal memboyong gelar Liga Champions dimana babak finalnya di musim ini rencananya akan berlangsung di Wembley Stadium, London, 28 Mei 2011. Mourinho mencoret Arsenal, wakil Inggris yang selama ini mampu menjadi langganan Liga Champions sejak ditangani manajer kharismatik asal Prancis, Arsene Wenger.
Ketujuh klub tersebut, adalah juara bertahan Inter Milan yang notabene mantan klub asuhan Mourinho, Real Madrid (klub yang kini ditanganinya), AC Milan, Chelsea, Manchester United, dan Bayern Muenchen, runner-up musim lalu. “Salah satu dari mereka bakal menjadi jawara. Mungkin, bakal ada kejutan seperti yang ditunjukkan Lyon yang mampu melangkah ke babak semifinal musim lalu. Tapi, peluang bagi Roma, Arsenal, Tottenham, atau Benfica sangat sulit,” tutur Mourinho.
Lebih lanjut, Mourinho mencoba menggambarkan perbedaan yang begitu gamblang antara Barcelona dan Los Blancos. Di bawah arahan Mourinho, publik menengarai jika di musim ini Madrid bakal mampu memberikan perlawanan yang sengit pada Los Blaugrana. Prediksi yang agak meleset jika melihat gambaran dari pekan pertama La Liga yang bergulir pekan lalu. Barca unggul dari Racing Santander, sementara Madrid susah payah memetik satu poin di kandang Real Mallorca.
“Barca merupakan produk yang sudah jadi. Mereka bisa menambahkan satu pemain atau satu ide baru. Tapi, mereka tetap klub yang sempurna. Beda dengan Real (Madrid) yang dipenuhi ketidakjelasan dan keraguan akan kontinuitas. Coba tengok pergantian pelatih dalam beberapa tahun terakhir. Ada (Fabio) Capello, (Bernd) Schuster, (Juande) Ramos, (Manuel) Pellegrini, dan kemudian saya sendiri. Klub membutuhkan stabilitas,” tegas Mourinho.
“Beruntung, saat ini saya tidak lagi terobsesi dengan raihan gelar. Jika iya, saya bakalan tetap tinggal di Inter dan meraih enam gelar. Saya telah menyabet tiga trofi dan karier saya terbilang gemilang. Di sini, Spanyol, saya harus menghadapi tiga kompetisi. Dua di antaranya adalah La Liga dan Copa del Rey, dimana Barca merupakan tim yang paling diunggulkan,” ujarnya.
Yang terakhir, Mourinho mengaku tetap menjalin kontak dengan mantan bosnya, Presiden Nerazzurri, Massimo Moratti. “Kami tetap berteman. Saya bagian dari sejarahnya dan ia pun menjadi bagian dari sejarah saya,” kata Mourinho yang di musim lalu berhasil mengantarkan Inter meraih gelar Liga Champions, prestasi kali pertama bagi Nerazzurri dalam 45 tahun terakhir.(MEG/Guardian)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
