Grant di Ujung Tanduk
West Ham United ME Gunawan05/09/2010 13:50 | West Ham United
Manajer West Ham United Avram Grant (kiri) memberi instruksi pada gelandang Kieron Dyer dalam lanjutan EPL melawan Manchester United di Old Trafford, 28 Agustus 2010. West Ham kalah 0-3. AFP PHOTO / IAN KINGTON
FOR EDITORIAL USE ONLY Additional lic
Avram Grant (© AFP 2010)
Artikel Terkait
Liputan6.com, London: Menghitung hari. Itulah kondisi yang dialami manajer West Ham United Avram Grant usai tiga pekan kompetisi Liga Premier Inggris bergulir. Buruknya rapor Grant menyusul tiga kali kekalahan yang diderita The Hammers membuat karier Grant di Upton Park berada di ujung tanduk.
Padahal, Grant yang didaulat manajemen klub—dalam hal ini co-owner David Sullivan dan David Gold—sebagai suksesor Gianfranco Zola pada 3 Juni lalu telah mengikat kontrak selama empat tahun atau baru akan usai di akhir musim 2013-2014. Namun, merahnya kiprah Scott Parker dkk di tiga laga perdana membuat kesabaran para fans West Ham mulai habis. Sullivan dan Gold pun tak urung jadi objek cemoohan para suporter.
Grant yang hengkang dari Portsmouth berdalih kurang mendapat dukungan dari owner di bursa transfer musim panas lalu. Tercatat enam muka baru yang diboyong Grant ke Upton Park. Namun, kebijakan Grant saat West Ham menyambangi Old Trafford, markasnya Manchester United, Sabtu (28/8) lalu membuat Sullivan dan Gold terheran-heran. Sebab, tidak ada satu pun dari keenam pemain baru itu yang diturunkan Grant dalam starting line-up.
Dengan hanya mencetak satu gol dan kemasukan sembilan gol dalam tiga laga perdana, West Ham terjerembab di dasar klasemen sementara. Karenanya, Grant yang semula digadang-gadang lebih berpengalaman dibanding Zola, pantas menghitung hari terkait masa depannya di Upton Park. Isunya, owner menargetkan tiga laga berikut sebagai ujian terakhir bagi Grant.
Uniknya, partai pertama dari ketiga laga tersebut diawali dengan kunjungan Chelsea yang notabene mantan klub asuhan Grant pada Sabtu (11/9) pekan ini. Dua pertandingan berikutnya juga terbilang sangat sulit untuk dilakoni Parker dkk. Yaitu bertandang ke Britannia Stadium, markasnya Stoke City, dan menjamu Tottenham Hotspur pada Sabtu (25/9).
Melihat kondisi dan penampilan tim sejauh ini, Gold dan Sullivan yang semula menargetkan klubnya bakal mampu bersaing di papan tengah klasemen, pastinya bakal bersyukur jika di akhir Mei 2011 West Ham terhindar dari jerat degradasi.(MEG/Mirror)
Padahal, Grant yang didaulat manajemen klub—dalam hal ini co-owner David Sullivan dan David Gold—sebagai suksesor Gianfranco Zola pada 3 Juni lalu telah mengikat kontrak selama empat tahun atau baru akan usai di akhir musim 2013-2014. Namun, merahnya kiprah Scott Parker dkk di tiga laga perdana membuat kesabaran para fans West Ham mulai habis. Sullivan dan Gold pun tak urung jadi objek cemoohan para suporter.
Grant yang hengkang dari Portsmouth berdalih kurang mendapat dukungan dari owner di bursa transfer musim panas lalu. Tercatat enam muka baru yang diboyong Grant ke Upton Park. Namun, kebijakan Grant saat West Ham menyambangi Old Trafford, markasnya Manchester United, Sabtu (28/8) lalu membuat Sullivan dan Gold terheran-heran. Sebab, tidak ada satu pun dari keenam pemain baru itu yang diturunkan Grant dalam starting line-up.
Dengan hanya mencetak satu gol dan kemasukan sembilan gol dalam tiga laga perdana, West Ham terjerembab di dasar klasemen sementara. Karenanya, Grant yang semula digadang-gadang lebih berpengalaman dibanding Zola, pantas menghitung hari terkait masa depannya di Upton Park. Isunya, owner menargetkan tiga laga berikut sebagai ujian terakhir bagi Grant.
Uniknya, partai pertama dari ketiga laga tersebut diawali dengan kunjungan Chelsea yang notabene mantan klub asuhan Grant pada Sabtu (11/9) pekan ini. Dua pertandingan berikutnya juga terbilang sangat sulit untuk dilakoni Parker dkk. Yaitu bertandang ke Britannia Stadium, markasnya Stoke City, dan menjamu Tottenham Hotspur pada Sabtu (25/9).
Melihat kondisi dan penampilan tim sejauh ini, Gold dan Sullivan yang semula menargetkan klubnya bakal mampu bersaing di papan tengah klasemen, pastinya bakal bersyukur jika di akhir Mei 2011 West Ham terhindar dari jerat degradasi.(MEG/Mirror)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Wawancara
SEA Games 2011
RD: Target Saya Medali Emas
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, memuji permainan anak asuhnya. "Kita punya peluang memenangkan pertandingan dengan Malaysia," tegasnya.
Polling Bola
