Sukses

MotoGP: Ternyata, Lorenzo Bukan Pilihan Utama Ducati

Liputan6.com, Jakarta - Hasil minor yang didapat Jorge Lorenzo di MotoGP musim ini ternyata masih menimbulkan kekecewaan dari beberapa pihak. Pasalnya, tim Ducati telah menggelontorkan biaya yang tak sedikit untuk mendatangkan X-Fuera ke markas tim di Borgo Panigale, Bologna, Italia.

Lorenzo adalah sosok pembalap yang sudah kehilangan motivasi setelah tim Yamaha lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Valentino Rossi ketimbang dirinya. Lantaran sakit hati, pembalap asal Spanyol akhirnya mengumumkan bakal angkat koper dari Pabrikan Jepang yang telah dibelanya selama 9 tahun.

Ducati salah satu tim yang mau menampung Lorenzo. Tapi apa balasan yang diterima Pabrikan Italia ini?

Sejauh ini, mereka belum pernah mendapatkan 25 poin dari pemilik nomor 99 tersebut. Hasil terbaik yang dicapai Lorenzo adalah berada di podium ketiga di MotoGP Jerez.

Selebihnya, ia selalu berada di luar podium. Di tengah keterpurukan, muncul pemberitaan yang menyatakan bahwa Ducati tidak pernah menempatkan nama juara dunia tiga kali di MotoGP sebagai pembalap utamanya di musim ini.

Hal itu sebagaimana yang dituliskan dalam laporan media di Spanyol. Diariogol menggambarkan jika Ducati sebenarnya telah menempatkan tiga pembalap yang bakal menjadi kandidat tandem Andrea Dovizioso.

1 dari 2 halaman

Menolak Ducati

Mereka adalah Casey Stoner, Marc Marquez, dan Maverick Vinales. Sayangnya, ketiga pembalap itu secara terang-terangan menolak tawaran yang diajukan oleh Ducati.

Stoner menolak lantaran ia ingin berkumpul bersama keluarganya. Sementara Marquez dan Vinales tahu jika Desmocedici GP17 sulit untuk beradaptasi, sehingga mereka lebih mengamankan tempat di tim Honda dan Yamaha.

(David Permana)

Artikel Selanjutnya
Haridarma Tak Tertandingi di ISSOM Seri 3
Artikel Selanjutnya
Ingin Bali United Juara, Comvalius Kesampingkan Gelar Top Scorer