Sukses

Rider Cilik Bermunculan, Cabor BMX Berharap Generasi Emas

Liputan6.com, Jakarta - BMX sudah masuk dalam olahraga yang diakui baik dalam Sea Games, Asian Games hingga Olimpiade. Cabang olahraga balap sepeda ini juga diminati generasi muda.

Salah satunya rider junior berbakat BMX adalah Saputra Maulidan. Siswa kelas lima SD ini sudah menyenangi olahraga ini sejak setahun lalu saat melihat kejuaraan balap sepeda international di Banyuwangi.

Lutfi Hakim, ayah Saputra, mempersilahkan anaknya untuk terjun di dunia olahraga ekstrim ini. Saat ini Saputra sudah beberapa kali juara dan naik podium.

"Saputra minta dibeliin sepeda tahun 2016. Event international kemarin sudah ikut main dan latihan satu tahun. Dapat podium 5 di Banyuwangi kelas challenge 9. Sering ikut lomba nasional di Banyuwangi," kata Lutfi.

Lutfi mengaku memang menuruti anaknya yang gemar bermain BMX setiap hari. Namun jadwal latihan dari PB ISSI Banyuwangi sendiri ada tiga kali seminggu. Ia hanya memfasilitasi kebutuhan anaknya baik saat latihan maupun ikut kejuaraan. Menurutnya, butuh uang sekitar 8 juta untuk memenuhi kebutuhan BMX di kelas challenge.

"Modal awal Rp 2,5 juta ya standar, kalau di upgrade ya bisa sampai Rp 7,5 juta. Belum perlengkapan, helm biasa saja Rp 1 juta. Kalau challenge itu sudah cukup 8 juta," ujarnya.

Saputra sendiri mengaku tidak ambil pusing terkait kebutuhan latihannya. Ia hanya peduli latihan dengan giat untuk meraih prestasi tertinggi. Ia pun bercita-cita menjadi atlet timnas BMX Indonesia .

"Latihan BMX terus. Saya pernah jatuh, tapi tetap semangat," kata siswa SDN 1 Kedungrejo Banyuwangi ini.
Olahraga BMX (Liputan6.com / Yanuar H)
Menyikapi hal ini membuat atlet timnas BMX Indonesia Elga Kharisma senang. Sebab akan banyak generasi penerus di cabang olahraga BMX ini. Terutama untuk rider perempuan yang juga mulai banyak. Ia optimistis ke depan olahraga ini akan semakin dinikmati anak-anak lainnya.

"Pasti semakin banyak rider BMX  junior. Ini mempengaruhi kemampuan BMX mereka dan menjadi pengganti kita. Ini justru bagus karena ada penerusnya.  Sekarang rider perempuan juga banyak dan bagus," kata Elga.

Sementara itu Parama Nugroho, Kabid Perlombaan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesa (PB ISSI) mengatakan berbagai kejuaraan akan membuat para rider semakin menunjukkan prestasi. Terutama untuk generasi selanjutnya.

"Mereka punya lomba sejak usia dini dari usia tiga tahun. Harapannya kalau ini digelar terus dan ada standar kejuaraan, maka kita akan lebih baik dan punya atlet baru," ujar Parama.

Simak video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
NBA: Atlanta Hawks Rekrut Pemain Argentina
Artikel Selanjutnya
NBA: Oklahoma City Thunder dapat Amunisi Baru