Sukses

Jersey Neymar Laku Keras, PSG Bakal Balik Modal?

Liputan6.com, Jakarta Neymar sudah resmi hijrah ke Paris Saint Germain (PSG). Mantan pemain Barcelona itu, direkrut dengan status pemain termahal di dunia dengan biaya transfer mencapai 222 juta euro (sekitar Rp 3,5 triliun).

Kepindahan Neymar ke Paris memang menarik perhatian. Bukan saja soal nilai penjualannya, tapi daya tarik pemain berusia 25 tahun ini, juga selalu menjadi sorotan.  

Bagi PSG, kehadiran Neymar bukan hanya diharapkan menjadi pencetak gol di lapangan, pemain bernomor punggung 10 itu juga sudah menghasilkan uang 1 juta euro pada hari pertama kedatangannya. Ini setelah ribuan jersey terjual dengan harga satuan 100 euro.

Jika PSG mempertahankan angka penjualan itu, mereka akan mendapatkan kembali biaya transfer tersebut pada pertengahan Maret di musim pertama dari kontrak lima tahun Neymar.



PSG menuai keuntungan setelah menjual sebanyak 10.000 jersey dengan nama punggung Neymar, pada hari pertama kedatangan pemain asal Brasil itu, Jumat (4/8) malam waktu setempat.

1 dari 2 halaman

Bagi Pendapatan

Namun PSG harus membagi pendapatan itu dengan produsen sepatu yang menjadi sponsor Neymar. Dengan begitu klub setidaknya membutuhkan waktu dua kali lipat untuk mendapatkan kembali nilai transfer itu.

Pada dua outlet resmi PSG, di Champs Elysees dan gerai Stadion Parc des Princes, permintaan jersey Neymar begitu banyak sehingga mereka terpaksa membatasi konsumen hanya boleh membeli satu jersey.

Rencananya, Neymar akan diperkenalkan kepada penggemar PSG di lapangan Parc des Princes pada Sabtu petang ini. Acara dilakukan menjelang pertandingan pembuka Ligue 1 mereka musim ini melawan Amiens.

Artikel Selanjutnya
Draxler Pede Tantang Neymar dan Mbappe di PSG
Artikel Selanjutnya
Barcelona Akui Kehilangan Neymar