Sukses

3 Wonderkid Serie A yang Dipinjamkan ke Luar Italia

Liputan6.com, Jakarta - Bursa transfer musim panas ini tidak hanya dimanfaatkan oleh klub-klub Serie A untuk membeli atau menjual pemain secara permanen. Banyak juga klub yang memilih jalan peminjaman. Ada yang dipinjamkan ke sesama klub Italia, dan ada juga yang dititipkan ke klub luar negeri.

Seperti yang dilakukan Inter Milan. I Nerazzuri resmi meminjamkan Jonathan Biabiany ke klub Ceko, Sparta Praha. Pemain Prancis itu dipinjamkan selama satu musim, dengan harapan ia dapat bermain lebih sering demi meningkatkan performanya.
 
Ini bukan pertama kalinya Biabainy dipinjamkan. Sejak menembus tim senior pada tahun 2006 dan sebelum bergabung kembali pada tahun 2015, pemain jebolan akademi Inter itu beberapa kali dipinjamkan, antara lain ke Chievo, Modena, dan Parma. Namun, baru kali ini ia akan merasakan bermain di luar Italia.


 
Selain Biabiany, ada beberapa pemain lainnya di Serie A yang juga dipinjamkan ke luar Italia. Mereka bahkan masih muda dan punya potensi. Berikut daftarnya:

1 dari 4 halaman

Nicola Leali

Nicola Leali (juventus.com)
Juventus meminjamkan kiper cadangannya, Nicola Leali ke klub Belgia, Zulte Waregem pada 27 Juli lalu. Leali hanya menghabiskan waktu satu bulan di Turin sebelum kembali angkat kaki. Kiper 24 tahun baru saja kembali dari masa peminjaman oleh klub Yunani, Olympiacos pada 30 Juni.
 
Bahkan, Leali belum pernah sekalipun merasakan bermain dengan Juventus di Serie A sejak dibeli dari Brescia pada tahun 2012, seharga 3,8 juta euro. Sejak direkrut, ia berturut-turut dipinjamkan ke Virtus Lanciano, Spezia Calcio, Cesena, Frosinone, Olympiacos, dan Zulte Waregem, masing-masing selama satu musim.
 
Leali merupaan kiper berkebangsaan Italia, dan jebolan akademi Brescia. Dalam kesepakatan peminjaman, Zulte Waregem memiliki opsi untuk mempermanenkannya.
 

2 dari 4 halaman

Ezequiel Ponce

Ezequiel Ponce (Football Italia)
Penyerang asal Argentina, Ezequiel Ponce akan mencoba peruntungannya di Ligue 1 musim ini. Ia dipinjamkan oleh AS Roma kepada Lille, untuk jangka satu tahun. Tidak diketahui berapa biaya peminjaman yang diminta Roma dari Lille, namun yang jelas, ini merupakan kali kedua Ponce dipinjamkan. Sebelumnya, musim lalu, ia dipinjamkan ke klub Spanyol, Granada.
 
Ponce direkrut Roma dari Newell’s Old Boys pada Agustus 2015, seharga 3,78 juta poundsterling. Namun, anak muda berusia 20 tahun itu jarang dimainkan, dan karena itu ia dipinjamkan agar dapat bermain lebih sering demi perkembangannya.
 
Saat dibeli pertama kalinya, Roma punya rencana jangka panjang terhadap Ponce. Ia diharapkan dapat menjadi striker andalan ketika permainannya telah matang. Bersama Roma ia masih terikat kontrak hingga Juni 2020. Ia akan kembali ke Roma pada Juni 2018.  
 

3 dari 4 halaman

Kevin Diks

Kevin Diks (Football Italia)
Bek muda milik Fiorentina, Kevin Diks, masih akan merumput di Belanda untuk satu musim ke depan. Ya, ia kembali dipinjamkan ke klub Belanda, kali ini adalah Feyenoord. Musim lalu, Diks dipinjamkan ke Vitesse Arnhem selama enam bulan.
 
Fiorentina memboyong Diks pada musim panas 2016 seharga 2,8 juta euro dari Vitesse. Bek kanan berusia 20 tahun itu baru sempat enam bulan berkostum La Viola, sebelum dipinjamkan ke klub asal tanah kelahirannya. Musim lalu ia tampil dalam 6 pertandingan dan mencetak 2 gol bagi Fiorentina.
 
Diks tergabung dalam skuat Timnas Belanda U-21. Sejauh ini ia sudah mengoleksi 3 caps tanpa kontribusi gol maupun assist. Ia akan kembali ke Firenze pada musim panas 2018. Di saat itu, Fiorentina akan mengevaluasi perkembangannya, sebelum memutuskan apakah akan memakai jasanya atau kembali meminjamkannya.

(Abul Muamar)

Artikel Selanjutnya
Penyerang Muda AC Milan Ogah Pergi ke Rusia
Artikel Selanjutnya
4 Pemain Serie A yang Hengkang ke Liga Turki