Sukses

5 Tim Ini Sukses Kawinkan Piala Super Eropa dan Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid coba menggunakan kemenangan Piala Super Eropa sebagai modal untuk kembali merebut gelar paling prestisius di Benua Biru pada 2017/2018.

Los Blancos mengalahkan Manchester United (MU) 2-1 di Philip II Arena, Skopje, Macedonia, Rabu (9/8/2017) dini hari WIB. Ini adalah gelar keempat Real Madrid di ajang tersebut.

Casemiro dan Isco Alarcon memberi kemenangan bagi anak asuh Zinedine Zidane, dengan Romelu Lukaku mencetak gol hiburan bagi The Red Devils.

Sepanjang sejarah penyelenggaran Piala Super Eropa, tepatnya sejak 1972, hanya ada lima tim yang sukses mengangkat dua trofi kontinental pada awal dan akhir musim.

Real Madrid adalah salah satu nama tersebut. Selain Los Blancos, siapa saja yang pernah melakukannya? Berikut penjabarannya.

1 dari 6 halaman

Ajax Amsterdam

Ajax Amsterdam adalah kekuatan dominan Eropa di awal 1970-an. (AFP/Franck Fife)

Kekuatan dominan pada awal 1970-an, Ajax menunjukkan hegemoni di Benua Biru. Mereka memenangkan edisi perdana Piala Super Eropa dengan agregat 6-3 atas Glasgow Rangers dari dua pertemuan.

Johan Cruyff dan Arie Haan masing-masing mencetak dua gol, serta angka lain disumbang Gerrie Muhren dan Johnny Rep.

Terjun di Piala Champions 1972/1973, Ajax kembali berjaya usai menumbangkan Juventus di final, sekaligus merebut titel ketiga mereka di pentas itu secara beruntun.

2 dari 6 halaman

Liverpool

Kali ini giliran Liverpool yang memperlihatkan supremasinya di Eropa. Mereka tanpa kesulitan menumbangkan Hamburg untuk merebut Piala Super Eropa 1977.

Liverpool jadi tim Inggris pertama yang menjuarai Piala Super Eropa. (AFP/Paul Elllis)

Usai bermain 1-1 di Jerman, The Reds pesta gol 6-0 melalui kontribusi Phil Thompson, David Fairclough, Kenny Dalglish, dan hattrick Terry McDermott pada duel kedua di Anfield.

Selepas keberhasilan ini, Liverpool menguasai Piala Champions 1977/1978 setelah mengalahkan Club Brugge di laga puncak.

3 dari 6 halaman

Nottingham Forest

Mencuat ke Eropa berkat sentuhan pelatih legendaris Brian Clough. Di tangannya, Forest menjadi juara Inggris pada musim pertama setelah promosi, serta menduduki takhta tertinggi Eropa secara beruntun.

Menyusul kemenangan atas Malmo di final Piala Champions 1978/1979, Forest menghadapi Barcelona pada Piala Super Eropa. Di sini Forest unggul tipis agregat 2-1.

Brian Clough adalah aktor di balik kesuksesan Nottingham Forest. (Ist)

Kembali beraksi di Piala Champions 1979/1980, Forest sukses mempertahankan titel usai membungkam Hamburg SV yang diperkuat bintang Inggris, Kevin Keegan.

4 dari 6 halaman

AC Milan

Sekitar satu dekade setelah capaian Forest, AC Milan mengibarkan bendera Italia berkat arahan Arrigo Sacchi dan kontribusi trio Belanda.

Arrigo Sacchi membesarkan AC Milan. (AFP/Angel Martin)

Mereka merebut Piala Super 1989 setelah menumbangkan Barcelona dengan agregat 2-1. Pada Piala Champions 1989/1990, I Rossoneri berhasil mempertahankan mahkota usai kemenangan atas Benfica.

Frank Rijkaard jadi pahlawan AC Milan lewat gol tunggalnya.

5 dari 6 halaman

Real Madrid

Real Madrid juara Piala Super Eropa 2016. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Publik harus menunggu cukup lama sebelum menyaksikan pemenang Piala Super Eropa mengangkat trofi paling prestisius beberapa bulan kemudian. Di sini peserta tidak lagi melakoni dua pertandingan. Piala Champions juga sudah bernama Liga Champions.

Adalah Real Madrid yang melakukannya. Mereka sekaligus juga menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar setelah AC Milan.

Pasukan Zinedine Zidane mengangkat trofi Piala Super Eropa 2016 menaklukkan Sevilla 3-2 melalui perpanjangan waktu. Pada akhir kompetisi 2016/2017, Los Blancos tanpa ampun menghajar Juventus 4-1 untuk menjuarai Liga Champions.

Setelah juara Piala Eropa 2017, mampukah mereka kembali berjaya di Liga Champions mendatang?

 

Saksikan video menarik berikut:

Artikel Selanjutnya
Sepak Bola SEA Games: Luis Milla Paling Mentereng
Artikel Selanjutnya
Luis Milla Terbaik di Antara Pelatih Sepak Bola SEA Games