Sukses

Tim Anggar Indonesia Incar Satu Emas di SEA Games 2017

Liputan6.com, Jakarta - Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) membidik satu medali emas dan satu medali perak dalam SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 21-23 Agustus.

"Kami punya peluang pada nomor sabre putri dan foil putri, meskipun tidak menutup kemungkinan peluang medali pada nomor lain," kata pelatih kepala pelatnas IKASI Willem Tarega di Jakarta, Jumat (11/8/2017), seperti dinukil dari Antara soal peluang di SEA Games 2017.

Willem mengatakan, peluang medali untuk tim Indonesia berkurang karena tuan rumah Malaysia tidak menggelar pertandingan nomor beregu. "Malaysia mungkin merasa tidak unggul pada nomor beregu sehingga hanya menggelar nomor perorangan," ujar Willem.

IKASI mengirim 12 atlet dalam SEA Games ke-29. Mereka adalah Hendrawan Susanto dan Dennis Ariadinata Satriana di nomor foil putra. Kemudian, Chintya Anreiny Pua dan Mery Ananda pada nomor foil putri.

Pada nomor epee putra, Indonesia mengirim Indra Jaya Kusuma dan Derry Renanda Putra Siahaan. Sedangkan di nomor epee putri, ada Megawati dan Fathia Noviza.

Indonesia mengirim empat atlet pada nomor sabre. Mereka adalah atlet putra Hendri Eko Budianto dan Ricky Dhisullimah, dan atlet putri Diah Permatasari serta Yully Andhika Putri.

"Kami tinggal mematangkan teknik individu atlet dengan terus melakukan simulasi pertandingan hingga Selasa (15/8/2017). Kami terus memperkuat mental bertanding para atlet," ujar Willem.

Pelatnas Anggar melatih mental bertanding 12 atletnya dengan menggelar pertandingan atlet putri melawan atlet putra sehingga memperkuat mental tanding atlet-atlet putri nasional.

Tim Anggar Indonesia, lanjut Willem, akan berangkat ke Kuala Lumpur pada 19 Agustus sesuai dengan jadwal keberangkatan kontingen Merah-Putih dalam SEA Games 2017. "Kami mengantisipasi persaingan dari tim Singapura dan Vietnam, selain tim tuan rumah Malaysia," ujar Willem.

Willem menambahkan, tim Singapura unggul pada nomor pertandingan foil dan sabre, baik putra maupun putri. Sedangkan Vietnam unggul pada nomor sabre putra dan epee putra.

"Tuan rumah Malaysia punya atlet yang kuat pada nomor epee dan foil, baik putra maupun putri," katanya.

Pada SEA Games 2015 di Singapura, Tim Anggar Indonesia meraih satu medali perak dan lima medali perunggu. Medali perak diraih tim sabre putra, sedangkan perunggu dipersembahkan tim epee putra, tim foil putra, tim epee putri, tim foil putri, serta tim sabre putri.

Artikel Selanjutnya
Klasemen Medali SEA Games 2017: Malaysia Geser Posisi Indonesia
Artikel Selanjutnya
Klasemen Medali SEA Games 2017: Indonesia Tergusur dari Puncak