Sukses

Guardiola Tak Terpengaruh Status Favorit Manchester City

Liputan6.com, Manchester - Musim perdana Pep Guardiola sebagai manajer Manchester City berujung tanpa trofi. The Citizens hanya finis di peringkat tiga Liga Inggris musim 2016-17.

Sementara di Liga Champions, Manchester City tersingkir di babak 16 besar. Sedangkan di Piala FA, langkah Vincent Kompany dan kawan-kawan dijegal Arsenal di semifinal.

Kegagalan musim lalu membuat Guardiola mendatangkan lima pemain anyar pada bursa transfer musim panas 2017. City pun kembali difavoritkan sebagai salah satu penantang juara bertahan, Chelsea, di musim depan.

Tapi, Guardiola tak terpengaruh dengan status favorit itu. "Musim lalu kami juga [favorit] dan kami selesai 15 poin di belakang [Chelsea]," kata Guardiola dalam sebuah konferensi pers seperti dilansir Soccerway, Jumat (11/8/2017).

"Musim lalu dalam konferensi pers pertama saya, kami menjadi favorit sehingga tak ada yang berubah. Saya juga yakin musim lalu."

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen ini mengatakan tekanan yang dihadapinya tetap sama seperti musim lalu. "Ini sama seperti musim lalu. Kami di sini untuk memenangkan pertandingan dan gelar," ujarnya.

"Saya jujur ​​dalam pekerjaan saya, saya akan melakukan yang terbaik seperti yang saya lakukan musim lalu. Jika klub memutuskan [saya] tidak mampu, kita akan mengambil solusi."

Manchester City akan memulai Liga Inggris musim 2017-18 dengan bertandang ke The American Express Community Stadium, Sabtu (12/8/2017) malam WIB. Sergio Aguero cs ditantang tim promosi Brighton & Hove Albion.

Artikel Selanjutnya
Bukan MU, Chelsea Masih Favorit Juara Liga Inggris
Artikel Selanjutnya
Guardiola Tak Terima Manchester City Disebut Boros