Sukses

Ban Belakang Michelin Bikin Rencana Rossi Berantakan

Liputan6.com, Jakarta Valentino Rossi awalnya menargetkan pole position atau setidaknya hal terburuk berada di urutan kelima pada kualifikasi jelang balapan Grand Prix Austria. Namun takdir berkata lain, pembalap Yamaha itu harus puas memulai balapan seri 11 dari baris ketiga setelah menorehkan waktu tercepat ketujuh pada kualifikasi, Sabtu (12/8) kemarin. 

Rossi mengatakan masalah dengan ban belakang yang digunakannya selama menjalani sesi latihan bebas dan kualifikasi telah mempengaruhi penampilannya. Menurutnya, ban lembut Michelin tidak bekerja dengan maksimal.

"Sejak awal FP3 kami mencoba untuk memperbaiki keseimbangan motor dan saya merasa nyaman, karena saya merasa kompetitif. Saat kualifikasi saya merasa kuat dengan ban soft, tapi sayangnya ban soft kedua tidak berjalan dengan baik. Padahal saya memiliki potensi untuk berada di lima besar sebenarnya terbuka lebar. Apalagi untuk mencapai pole position," sesal Rossi seperti dikutip dari Fox Sports Asia, Minggu (13/8/2017).

Dikatakan Rossi, memulai dari barisan ketiga bukan hal yang mudah. Karena musuh bebuyutannya seperti Maverick Vinales, Johann Zarco, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Marc Marquez berada di depan The Doctor.

Apalagi jika berbicara tentang duo Ducati Corse mengingat Pabrikan Italia ini selalu menempatkan Sirkuit Red Bull Ring sebagai trek favoritnya. Terbukti ketika Andrea Iannone mampu mencetak kemenangan perdananya di lintasan sepanjang 4,3km pada musim lalu.

"Saya harus mulai dari baris ketiga, itu selalu cukup sulit. Tapi kecepatan saya tidak begitu buruk. Kami harus mencoba mendorong dari awal sampai akhir dan kami akan lihat."

(David Permana)

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Marquez Keluhkan Ban Michelin
Artikel Selanjutnya
Rossi Ungkap Penyebab Jeblok di MotoGP Austria