Sukses

Hubungan Conte dan Chelsea Memburuk

Liputan6.com, London- Hubungan antara manajer Antonio Conte dengan pengurus Chelsea dikabarkan memanas. Penyebabnya tak lain karena aktivitas transfer Chelsea di musim panas 2017 ini.

Conte diketahui kecewa berat dengan kebijakan Chelsea di bursa transfer musim panas. Salah satunyanya adalah ketika The Blues melepas Nemanja Matic ke rival di Liga Inggris, Manchester United. 

Walau berhasil merekrut Antonio Rudiger, Tiemoue Bakayoko dan Alvaro Morata, klub milik Roman Abramovich itu juga membuat Conte kesal karena gagal mendatangkan pemain-pemain incarannya.

Menurut laporan The Times, hubungan Conte dan petinggi Chelsea semakin mendidih di pertengahan Agustus ini. Conte cemas dengan kedalaman skuat Chelsea dan meminta adanya tambahan pemain baru.

Namun petinggi Chelsea keberatan memenuhi permintaan Conte merekrut pemain-pemain kelas dunia seperti Alex Sandro (Juventus) dan Virgil van Dijk (Southampton). Chelsea lebih memilih berinvestasi pada pemain usia muda. Sedangkan Sandro dan Van Dijk sudah 26 tahun.

Selain itu, petinggi Chelsea konon juga kecewa dengan kebijakan Conte yang jarang memberikan kesempatan kepada pemain-pemain akademi untuk main di tim utama.

Tak harmonisnya Chelsea dengan Conte membuat eks pelatih Juventus itu difavoritkan sejumlah rumah judi akan menjadi salah satu manajer yang dipecat di awal-awal musim.

  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea
  • Manajer dan mantan pemain sepak bola asal Italia
    Manajer dan mantan pemain sepak bola asal Italia
    Antonio Conte
Artikel Selanjutnya
Conte Nikmati Musim Kedua Bersama Chelsea
Artikel Selanjutnya
Media Jerman Klaim Tuchel Gantikan Conte di Chelsea