Sukses

Selain AC Milan, Ini 3 Klub Serie A Paling Boros Belanja Pemain

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan menjadi klub Italia yang paling banyak mengeluarkan uang untuk berbelanja pemain di bursa transfer musim panas ini. Total, I Rossoneri sudah menghabiskan uang 189,5 juta euro (Rp 2,97 triliun) untuk mendatangkan sepuluh pemain.

Leonardo Bonucci menjadi pemain paling mahal yang dibeli AC Milan dengan harga 42 juta euro, disusul Andre Silva seharga 38 juta euro. Sedangkan yang termurah adalah Antonio Donnarumma, yang tak lain adalah kakak kandung Gianluigi Donnarumma, yakni 1,5 juta euro.

Pengeluaran Milan tersebut masih sangat memungkinkan untuk bertambah karena mereka masih akan membeli beberapa pemain lagi. Salah satu yang akan segera tiba adalah striker Fiorentina, Nikola Kalinic, dengan nilai transfer 30 juta euro.

Dari sisi neraca keuangan, Milan saat ini berada di posisi minus 160,3 juta euro. Itu karena Diavolo hanya memperoleh 29,2 juta euro dari penjualan pemain lamanya. Atas kondisi tersebut, Milan harus siap-siap menyeimbangkan neraca keuangannya demi menghindari sanksi Financial Fair Play.



Selain AC Milan, terdapat sejumlah klub Italia lainnya yang juga boros dalam berbelaja pemain di musim panas ini. Berikut tiga di antaranya.

1 dari 4 halaman

Juventus

Juventus berada di urutan kedua setelah AC Milan dalam daftar klub Serie A yang paling banyak mengeluarkan uang untuk belanja pemain. Total pengeluaran mereka yakni 122,20 juta euro (Rp 1,9 triliun). Uang sebanyak itu antara lain dihabiskan untuk membeli Federico Bernardeschi (40 juta euro), Mattia De Sciglio (12 juta euro), Rodrigo Bentacur (10,5 juta euro), dan Wojciech Szczesny (12,2 juta euro).

Namun bedanya, dalam neraca, I Bianconeri masih surplus 700 ribu euro, karena mereka mendapat pemasukan sebesar 122,90 juta euro dari hasil penjualan pemain. Yang terakhir dijual adalah Mario Lemina (17 juta euro) ke Southampton.

Namun, pengeluaran Juventus masih berpotensi untuk bertambah mengingat mereka masih belum berhenti berburu pemain. Bahkan dalam waktu dekat, mereka akan segera kedatangan gelandang senior Paris Saint-Germain, Blaise Matuidi. Si Nyonya Tua akan menebus pemain Timnas Prancis itu seharga 30 juta euro.

2 dari 4 halaman

AS Roma

Total pengeluaran AS Roma untuk berbelanja pemain di bursa transfer musim panas ini memang tidak sebanyak AC Milan ataupun Juventus. Tidak sampai angka 100 juta euro, melainkan “hanya” 88,55 juta euro. Pun demikian, jumlah tersebut tetap lebih banyak dibanding pengeluaran klub Italia lainnya.

Di samping itu, belanja pemain AS Roma juga lebih efisien dibanding Milan dan Juventus. Mereka berhasil mendapatkan pemain-pemain hebat dengan harga yang relatif lebih murah, macam Rick Karsdorp (14 juta euro), Cengiz Under (13,4 juta euro), Bruno Peres (12,5 juta euro), Lorenzo Pellegrini (10 juta euro), dan Aleksandar Kolarov (5 juta euro).

Meski cukup banyak menghabiskan uang, neraca keuangan Roma tetap aman. Pasalnya, dari penjualan pemain, mereka memperoleh 108,25 juta euro. Artinya, Srigala Ibukota surplus 19,7 juta euro.

Tiga pemain yang paling banyak memberi pemasukan bagi Roma adalah Mohamed Salah (ke Liverpool, 42 juta euro), Antonio Rudiger (ke Chelsea, 35 juta euro), dan Leandro Paredes (Zenit Saint Petersburg, 23 juta euro).

3 dari 4 halaman

Inter Milan

Meski cenderung pasif berburu pemain, nyatanya pengeluaran Inter Milan di bursa transfer kali ini tidak bisa dikatakan sedikit. Ya, La Beneamata sejauh ini sudah mengeluarkan uang 78,58 juta euro untuk membeli lima pemain. Mereka adalah Matias Vecino (24 juta euro), Milan Skriniar (23 juta euro), Dalbert Henrique (20 juta euro), Facundo Colidio (6 juta euro), dan Borja Valero (5,5 juta euro).

Sejatinya, cukup banyak pemain top yang diincar oleh Inter. Seperti misalnya Radja Nainggolan, Angel Di Maria, Lucas Moura, dan Arturo Vidal. Namun semuanya sulit mereka dapatkan.

Sementara itu, dari hasil penjualan pemain, I Nerazzuri hanya memperoleh 45,53 juta euro. Rata-rata pemain yang mereka lepas, dihargai murah. Yang paling mahal hanya Gianluca Caprari yang dijual ke Sampdoria seharga 12 juta euro. Itu membuat mereka mengalami defisit 33,05 juta euro.

Sejatinya, Inter bisa saja memperoleh pemasukan besar jika menjual Ivan Perisic ke Manchester United. Namun sampai sekarang, pemain Kroasia itu masih dipertahankan. (Abul Muamar)

Artikel Selanjutnya
Rodriguez Tolak Banyak Klub Italia demi AC Milan
Artikel Selanjutnya
5 Klub Besar Eropa Paling Jor-joran di Musim Panas 2017