Sukses

Mourinho: Jadwal Padat Bikin Susah di Liga Champions

Liputan6.com, Manchester - Manajer MU, Jose Mourinho menyebut kegagalan klub Liga Inggris berprestasi di Liga Champions karena padatnya jadwal. Namun ia tak ingin hal itu dijadikan alasan untuk tampil bagus di kompetisi paling elite antarklub Eropa tersebut.

Dalam empat musim belakangan prestasi terbaik klub Liga Inggris adalah menembus babak 16 besar. Terakhir kali klub Inggris juara adalah Chelsea pada tahun 2012.

Mourinho menilai prestasi menurun klub Inggris karena tidak adanya libur musim dingin seperti kompetisi Eropa lain. Selain itu operator Liga Inggris juga tak berkompromi untuk memajukan jadwal sebelum matchday Liga Champions digelar.

"Negara lain selalu melindungi klubnya. Di Portugal, Italia, Prancis, klub-klub peserta Liga Champions selalu bertanding di liga pada hari Jumat, di Inggris tidak," kata Mourinho seperti dilansir Soccerway.

"Selain itu di Inggris juga tidak ada libur musim dingin. Tetapi saya tidak mau mengeluh, saat ada pemain yang lelah, saya akan menurunkan pemain lain," ujarnya menambahkan.

Meski demikian Mourinho berharap MU melaju jauh di Liga Champions. "Saya pikir kami cukup kuat dan percaya diri untuk menembus setidaknya hingga babak 16 besar. MU akan mencoba memenangkan semua pertandingan," ujarnya.

Saksikan juga video pilihan di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
MU Tanpa Ibrahimovic di Fase Grup Liga Champions
Artikel Selanjutnya
Gelandang MU Siap Hadapi Jadwal Padat