Sukses

Indra Sjafri Usung Misi Khusus di Piala AFF U-18 2017

Liputan6.com, Yangon - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku punya misi khusus selain membawa Garuda Nusantara juara di Piala AFF U-18 2017. Itu disampaikan Indra kepada Bola.com dan Liputan6.com di Yangon, Myanmara, Kamis (14/9/2017).

"Selain prestasi, saya ingin memberikan kesempatan bermain yang merata terhadap semua pemain karena hakekat Timnas usia muda itu menyiapkan pemain-pemain generasi baru untuk Timnas senior," tuturnya.

Itulah mengapa, Indra Sjafri terbilang kerap melakukan rotasi sepanjang penyisihan Grup B di Piala AFF U-18 2017. Rotasi dilakukan tidak hanya sebagai solusi padatnya jadwal turnamen namun juga untuk memberi jam terbang pada para pemain.

Termasuk ketika Indra memutuskan memasang Muhammad Rafli Mursalim sebagai starter menggantikan Hanis Saghara Putra sebagai ujung tombak Timnas Indonesia U-19 saat melawan Brunei (13/9/2017).

"Di mata saya, ke-23 pemain yang ada di Timnas U-19 saat ini harus jadi pemain terbaik. Itu misi saya. Jadi, sekarang bukan lagi misi mencetak pemain bintang melainkan misi menyiapkan generasi baru yang banyak dan berkualitas," lanjut pelatih asal Sumatra Barat itu.

Itulah mengapa, Indra mengingatkan masyakarat di Tanah Air untuk tidak terlalu membebani timnas usia muda seperti skuat Timnas Indonesia U-19, dengan harapan terlalu tinggi. "Prestasi penting, tapi ada hal lain yang juga penting," imbuhnya.

 

1 dari 2 halaman

Minta Dukungan

Meski begitu, Indra tetap meminta doa dan dukungan dari masyarakat di Indonesia untuk Timnas Indonesia U-19. Ibarat sudah kepalang tanggung, Indra ingin Egy Maulana Vikri dkk. bisa pulang membawa gelar juara Piala AFF U-18 2017.

Seperti diketahui, pada Jumat (15/9/2017), Garuda Nusantara akan menghadapi Thailand pada laga semifinal yang dimainkan di Stadion Thuwunna, Yangon. "Mohon doakan agar kami diberikan kesehatan dan kelancaran untuk pertandingan semifinal agar kami bisa melaju ke final," ucap Indra Sjafri.

(Laporan jurnalis Bola.com Aning Jati dan fotografer Liputan6.com Yoppy Renato dari Yangon, Myanmar)