Sukses

Prediksi Chelsea Vs City: The Blues di Atas Angin

Liputan6.com, London - Chelsea di atas angin ketika menjamu Manchester City di Stamford Bridge, Sabtu (30/9/2017). Selain tengah dalam tren penampilan yang positif, The Blues juga bisa menurunkan skuat terbaiknya.

Sebaliknya, tim tamu City kehilangan beberapa pilar. Bek kiri Benjamin Mendy diprediksi menepi selama tujuh bulan karena cedera lutut pada laga akhir pekan lalu. Sebelumnya, kapten Vincent Kompany juga belum pulih dari cedera betis. Yang terbaru, giliran striker andalan mereka, Sergio Aguero mengalami patah tulang rusuk setelah kecelakaan di Amsterdam, Belanda.

City memang memiliki kedalaman skuat yang baik, dan sejumlah pelapis yang mumpuni. Namun, tak dibantahkan bahwa Mendy dan Aguero memiliki peran besar dalam konsistensi The Citizens sejauh ini.

Kendati demikian, manajer Chelsea, Antonio Conte tidak ingin terlena dengan kondisi tersebut. Mantan pelatih timnas Italia itu tetap menyebut tim asuhan Josep Guardiola sebagai ancaman untuk klubnya meski tanpa Aguero dan Mendy.

“Saya sangat menghormati Pep. Saya pikir dia yang terbaik, dan saya sangat menghormatinya, atas karyanya,” ujar Conte.

“Saya suka menonton pertandingannya. Jangan lupa, setiap pelatih mencoba setiap hari untuk mengambil lebih banyak informasi, ide baru, dan kemudian mencoba untuk menguraikan dengan gaya Anda, bukan? Pep adalah pelatih yang sangat bagus dan saya mengikuti permainannya,” Conte menuturkan.

Untuk pertandingan nanti, Chelsea bisa memainkan Pedro dan Eden Hazard sebagai starter. Hanya, Danny Drinkwater yang absen karena cedera betis dan David Luiz yang menjalani laga terakhir dari larangan bermain dalam tiga pertandingan.

“Saya tidak tahu. Jangan lupa, ini adalah pertandingan terakhir dari tujuh pertandingan dalam 21 hari, dan laga yang sangat sulit serta penting setelah Atletico Madrid,” jawab Conte saat ditanya mengenai perubahan skuat untuk melawan City.

1 dari 3 halaman

Komentar Guardiola

Di kubu City, datang ke Stamford Bridge tanpa kekuatan penuh akan mengingatkan mereka pada kekelaman musim lalu. Dalam dua pertemuan musim 2016/17, City tidak pernah menang dari Chelsea.

Kalah 1-2 di London, dan menyerah 1-3 di kandang sendiri. Rapor itu menjadikan Conte sebagai manajer pertama yang bisa mengalahkan Guardiola dua kali dalam satu musim liga tunggal.

“Saya mengagumi manajer Chelsea, dan cara mereka bermain. Mereka bisa memainkan serangan balik yang menakjubkan. Mereka mengendalikan semua aspek permainan dan itulah mengapa mereka memenangi Liga Inggris,” kata Guardiola.

“Bila mereka memiliki satu kesempatan, mereka adalah pembunuh dalam situasi seperti itu. Itulah mengapa Chelsea merupakan tim yang bagus,” Pep menambahkan.

2 dari 3 halaman

Prakiraan Pemain

  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Chelsea
  • Manchester City sukses mengganggu dominasi Manchester United dalam beberapa musim belakangan karena akusisi yang dilakukan oleh Sheikh Manso
    Manchester City sukses mengganggu dominasi Manchester United dalam beberapa musim belakangan karena akusisi yang dilakukan oleh Sheikh Manso
    Manchester City
Artikel Selanjutnya
Jadwal Bola Hari Ini, Siaran Langsung 27 Agustus
Artikel Selanjutnya
Klasemen Liga Inggris: MU Coba Bertahan di Puncak