Sukses

MotoGP: Bagaimana Masa Depan Rossi di Yamaha?

Liputan6.com, Jakarta - Tak ada yang tahu kapan Valentino Rossi akan pensiun dari profesinya sebagai pembalap MotoGP. Satu hal yang bisa dipastikan, kontrak Rossi dengan Yamaha masih berlaku hingga akhir musim 2018.

Soal masa depan Rossi di MotoGP selalu menjadi pembicaraan yang menarik dalam beberapa tahun terakhir. Publik penasaran, kapan The Doctor akan menyerah dan menyudahi aksinya di lintasan MotoGP.

Rossi sendiri sudah berulang kali memberikan jawaban soal itu. Menurutnya, ia baru akan angkat bicara mengenai masa depannya setelah beberapa balapan paruh pertama musim 2018. Kini, giliran Yamaha yang angkat bicara mengenai masalah kontrak Rossi.

"Dengan kami, ia memiliki kesepakatan dua tahun. Tahun lalu kami menandatangani perpanjangan kontrak di Qatar. Untuk berikutnya, saya pikir kita harus menunggu sedikit lebih lama," ujar bos tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, dilansir Tuttomotoriweb.

"Baru enam bulan berlalu sejak kontraknya diperpanjang. Saya pikir kita harus menunggunya setidaknya hingga ke Mugello. Saat itu, Valentino akan tahu apa yang ingin ia lakukan di masa depan setelah 2018," ia menambahkan.

Banyak yang meyakini Rossi baru akan memutuskan pensiun jika sukses menambah satu gelar juara dunia MotoGP. Masalahnya, sudah berulang kali upayanya meraih gelar juara dunia ke-10 di semua kelas berujung kegagalan.

 

1 dari 2 halaman

Hanya Runner-up

Dalam tiga musim terakhir, perjuangannya hanya berujung predikat runner-up. Paling sial adalah ketika ia gagal menjadi juara dunia musim 2015. Saat itu ia disalip Jorge Lorenzo di klasemen pada seri terakhir.

Musim ini, pembalap 38 tahun itu juga sudah nyaris tak memiliki peluang juara. Saat balapan sudah tersisa empat seri, Rossi menempati urutan kelima dengan selisih 56 poin dari puncak klasemen yang ditempati Marc Marquez.

Artikel Selanjutnya
Rossi Absen, Vinales Jadi Pembalap Tunggal di Misano
Artikel Selanjutnya
Rossi Sudah Pesimistis Tidak Bisa Menjuarai MotoGP 2017