Sukses

6 Gelandang Terbaik MU Sepanjang Masa

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) menghasilkan sejumlah gelandang hebat di bawah asuhan Manajer Sir Alex Ferguson. Tak hanya itu, pria asal Skotlandia itu membawa tim berjuluk Setan Merah itu menjadi salah satu klub terhebat di dunia.

Salah satu gelandang terbaik MU adalah Paul Scholes. Posisi aslinya sebenarnya adalah striker. Tapi, oleh Ferguson, Scholes dimainkan sebagai gelandang serang di belakang striker.

Tak hanya akurat dalam memberikan umpan-umpan panjang, Scholes juga mahir dalam mengatur tempo permainan. Tidak hanya itu, ia juga memiliki kemampuan dalam melepaskan tendangan dari jarak jauh.

Selain Scholes, ada sejumlah gelandang terbaik lainnya yang pernah dimiliki MU. Berikut enam gelandang terbaik MU sepanjang masa seperti dinukil dari Sokka.com:

Saksikan video pilihan berikut ini:

1 dari 7 halaman

6. Michael Carrick

Michael Carrick bergabung dengan Manchester United (MU) pada 2006 lalu. Ia diboyong dari Tottenham Hotspur dengan nilai transfer 14 juta pound.

Carrick telah tampil 460 kali bersama MU dan mencetak 24 gol. Gelandang 36 tahun ini telah memenangkan 18 trofi bersama klub berjuluk Setan Merah itu.

Meski usianya sudah tidak mudah lagi, Carrick masih mendapat kepercayaan dari Manajer MU Jose Mourinho. Kontraknya di Old Trafford kembali di perpanjang satu tahun hingga Juni mendatang.

2 dari 7 halaman

5. David Beckham

Karier profesional sepak bola David Beckham dimulai bersama Manchester United (MU). Dia mendapat kesempatan debut di tim utama saat usianya masih 17 tahun, tepatnya di laga Piala Carling melawan Brighton & Hove Albion. Ia akhirnya resmi menjadi pemain tim utama MU pada 1993.

Di bawah sentuhan Manajer MU Sir Alex Ferguson, Beckham berkembang menjadi salah satu gelandang andal. Mantan kapten Timnas Inggris itu dianggap sebagai raja umpan silang. Umpan silang yang dilepaskan Beckham memungkinkan bola diterima rekan setimnya di kotak penalti dengan ketepatan yang luar biasa.

Beckham meraih 13 trofi dalam rentang waktu sepuluh tahun dari 1993 sampai 2003 selama memperkuat MU. Dia mencetak 85 gol dari 394 penampilannya bersama klub berjuluk Setan Merah itu.

3 dari 7 halaman

4. Roy Keane

Roy Keane merupakan gelandang bertahan tangguh yang pernah dimiliki Manchester United (MU). Selain dikenal berani, Keane dikenal tidak kompromi dalam menahan laju pemain lawan.

Keane adalah sosok pemimpin di lini tengah MU. Tidak mengherankan jika eks Manajer MU Sir Alex Ferguson mempercayakan ban kapten kepada pemain asal Irlandia itu.

Keane memiliki gairah yang luar bisa setiap kali bermain. Dalam 480 kali penampilannya, ia mencetak 51 gol dan memenangkan 17 trofi dalam kariernya selama 13 tahun bersama MU.

4 dari 7 halaman

3. Bryan Robson

Setelah tujuh tahun bermain untuk West Bromwich Albion, Bryan Robson memutuskan bergabung dengan Manchester United (MU) pada 1981. Robson adalah salah satu dari sedikit pemain sangat penting untuk MU yang bangkit menjadi salah satu klub terhebat di dunia.

Robson dikenal sebagai salah satu gelandang hebat. Ia tak hanya mahir dalam menyerang, tapi juga bertahan. Dia merupakan komandan di lini tengah MU.

Selama 13 tahun bermain untuk MU, Robson tampil sebanyak 469 kali. Gelandang bertahan Timnas Inggris itu memperoleh 8 trofi bersama MU di masa keemasannya.

5 dari 7 halaman

2. Ryan Giggs

Ryan Giggs memulai debutnya bersama MU saat masih berusia 17 tahun. Ia masuk menggantikan Denis Irwin yang cedera saat MU menghadapi Everton.

Giggs adalah pemain sayap yang kerap memberikan assist matang dan berujung gol. Tak jarang Giggs, yang memiliki kecepatan berlari, mengakhiri aksinya dengan gol.

Ia memperkuat MU selama 24 tahun atau hingga usia 41 tahun. Dia membuat 963 penampilan dan mencetak 168 gol untuk tim berjuluk Setan Merah itu. Dia menjadi pemain terbanyak yang meraih gelar juara bersama MU, yakni 34 trofi.

6 dari 7 halaman

1. Paul Scholes

Posisinya aslinya adalah striker. Tetapi, Manajer Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson menempatkan Paul Scholes sebagai gelandang serang.

Keputusan Ferguson tepat. Scholes ternyata mampu menjalankan peran barunya dengan baik. Ia mempunyai ketepatan dalam melepaskan umpan jarak jauh. Tak hanya itu, dia juga mampu mengendalikan tempo permainan, yang akan sulit ditandingi di tahun-tahun mendatang. Scholes kadang juga mencetak gol dari tendangan jarak jauh.

Dalam kariernya selama 19 tahun bersama MU, Scholes tampil 718 kali dan mencetak 158 gol. Kejeniusannya di lini tengah MU membawanya memenangkan 25 trofi.

Artikel Selanjutnya
Playmaker MU Sebut Rashford Pemain Spesial
Artikel Selanjutnya
5 Alasan Mengapa MU Bisa Juara Liga Champions Musim Ini