Sukses

5 Klub yang Gagal Juara Liga Inggris pada Detik Terakhir

Liputan6.com, London - Liga Inggris musim ini diprediksi menjadi salah satu yang paling menarik dalam sejarah. Kejutan kemungkinan akan terjadi hingga hari terakhir pertandingan.

Pada awal musim ini, duo Manchester yang memimpin klasemen. Persaingan ini mengingatkan pada Liga Inggris musim 2011/12.

Kala itu gol Sergio Aguero saat City mengalahkan QPR membawa gelar sekaligus menikung rival sekotanya itu. The Citizens juara hanya karena unggul selisih gol atas MU.

Hingga sekarang, musim tersebut disebut sebagai yang terbaik Liga Inggris. Apalagi gol Aguero baru tercipta pada injury time.

Lalu klub lain manakah yang pernah merasakan nasib seperti MU. Berikut ulasannya seperti dilansir Sportskeeda:

1 dari 6 halaman

1. Liverpool Musim 2008-2009

Tuntutan Liverpool untuk merebut trofi liga pertama sejak 1990 terus disuarakan fans. Dan pada musim 2008-09, The Reds sebenarnya sangat dekat menuntaskan penantiannya itu.

Rafa Benitez yang kala itu jadi manajer dibekali sejumlah nama besar, semisal Fernando Torres, Steven Gerrard, hingga Javier Mascherano. Tim ini terlihat mengerikan setelah mengemas 77 gol semusim.

Akan tetapi, kelemahan di pertahanan The Reds kala itu jadi titik nadir. Mereka akhirnya terpeleset pada akhir musim. The Reds mengakui kalah dari MU dengan berselisih empat poin saja.

2 dari 6 halaman

2. Tottenham Hotspur Musim 2015-2016

Spurs bersama Mauricio Pochettino juga pernah merasakan terpeleset pada menit-menit akhir kompetisi. Padahal, mereka dijagokan untuk juara ketimbang Leicester City.

Pochettino mampu mengubah tim menjadi penantang gelar dengan memainkan sepak bola yang dinamis. Dengan inti bakat muda Inggris seperti Harry Kane, Delle Alli dan Eric Dier, ditambah pemain berkualitas seperti Hugo Lloris, Jan Vertonghen, dan Eriksen, mereka menjelma menjadi menakutkan.

Pada tanggal 3 Mei, Spurs melawan Chelsea di Stamford Bridge untuk membuka peluang juara. Namun, hasil imbang melawan rivalnya itu membantu Leicester City mengamankan gelar pertamanya.

3 dari 6 halaman

3. Manchester United Musim 2011-2012

Soal ditelikung, MU bersama Sir Alex Ferguson paling merasa sakit. Mereka harus gagal juara pada pekan terakhir karena dijegal City.

Ironisnya, MU gagal meraih gelar dengan selisih gol dari City. Itu tak lepas dari kesalahan MU dalam beberapa laga terakhir musim tersebut.

Mereka sebenarnya sempat unggul delapan poin dan justru disamakan City dalam lima pertandingan terakhir musim ini. Musim brilian yang bisa ditutup dengan sebuah gelar, berubah menjadi salah satu hari paling gelap dalam sejarah MU.

4 dari 6 halaman

4. Liverpool musim 2013-2014

Bersama Brendan Rodgers, Liverpool kembali hampir mengakhiri penantian meraih gelar liga sejak 1990. Manajer asal Irlandia Utara itu mengumpulkan tim berpengalaman dengan permainan menyerang dinamis.

Bayangkan, mereka diisi pemain tajam seperti Luis Suarez, Philippe Coutinho, Steven Gerrard, Raheem Sterling dan Daniel Sturridge. Namun, Liverpool justru mengalami performa menurun gara-gara kapten mereka, Steven Gerrard.

Saat Gerrard terpeleset melawan Chelsea merupakan momen paling penting musim ini yang membuat Liverpool memberi kesempatan pada Manchester City untuk mengejar.

Poin Liverpool kemudian disamai oleh City. Namun, pada pekan selanjutnya, mereka justru ditahan imbang oleh Crystal Palace.

Sedang City sukses melibas dua laga sisa dengan kemenangan. Hingga akhirnya The Citizens juara dengan selisih empat angka.

5 dari 6 halaman

5. Newcastle Musim 1996-1997

Tim terhebat dan paling menarik yang belum pernah memenangkan gelar Liga Inggris adalah Newcastle pada musim 1996-97. Mereka tampil sangat perkasa sampai pertengahan musim.The Magpies sempat unggul 12 poin atas MU.

Namun, mereka justru terpeleset pada beberapa laga penting hingga akhirnya disalip MU. Kegagalan Newcastle seperti banyak lainnya dalam daftar ini juga berasal dari ketidakmampuan pulih saat tim tengah berada pada periode krisis.

Padahal kala itu, Newcastle diisi pemain-pemain bintang, macam seperti David Ginola dan Les Ferdinand.

(Eka Setiawan)

Artikel Selanjutnya
Guardiola: Liga Inggris Bukan yang Tersulit
Artikel Selanjutnya
Ibrahimovic dan Pemain Top yang Gagal Juara Liga Champions