Sukses

Morata Tak Bahagia Berkarier di Real Madrid

London - Penyerang Chelsea, Alvaro Morata, mengungkapkan, tidak bahagia saat berkarier di Real Madrid karena jarang mendapat kesempatan bermain reguler. Karena hal itulah Morata memutuskan hengkang dari Santiago Bernabeu.

"Saya butuh bermain setiap pekan. Real Madrid tidak menawarkan hal itu kepada saya. Tidak peduli meskipun saya dalam performa terbaik atau sebaliknya. Saya ingin bermain sepak bola dan itulah mengapa saya putuskan hengkang," kata Morata.

"Bermain adalah hal selalu saya inginkan. Itulah alasan saya bergabung dengan Chelsea. Sekarang saya adalah pemain Chelsea dan mendapatkan apa yang saya butuhkan," ujar Morata.

Morata merupakan pemain jebolan akademi Real Madrid. Namun, manajemen klub melego sang pemain ke Juventus pada Juli 2014. Performa penyerang 25 tahun itu pun berkembang pesat karena mampu mendulang 27 gol dan 19 assist dari 93 laga di berbagai ajang.

Real Madrid lantas mengaktifkan klausul pembelian untuk kembali menggaet Morata dua tahun berselang. Dia pun mampu unjuk gigi dan sukses mengantarkan Real Madrid menjuarai trofi Liga Champions dan La Liga.

Performa apik nyatanya tidak membuat Morata mendapat jaminan bermain reguler. Pelatih Zinedine Zidane lebih memercayai Karim Benzema sebagai juru gedor utama Real Madrid.

Morata kemudian memilih hengkang ke Chelsea pada bursa transfer musim panas 2017. Penyerang Spanyol itu kembali tampil apik, mengingat telah mencetak delapan gol bersama The Blues dalam berbagai kompetisi.

Sumber: Football Espana

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Artikel Selanjutnya
Morata Butuh Waktu Adaptasi di Chelsea
Artikel Selanjutnya
Morata Yakin Kariernya Meledak di Chelsea