Sukses

Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia, 5 Pemain Ini Pilih Pensiun

Liputan6.com, Jakarta - Gianluigi Buffon tercatat sebagai pemain pengoleksi caps terbanyak di Timnas Italia sepanjang sejarah. Dengan penampilan terakhir melawan Swedia di San Siro, Selasa dini hari (14/11/2017), kiper berusia 39 tahun itu sudah mengoleksi 175 caps. Jumlah penampilannya itu jauh melampaui capaian legenda-legenda macam Fabio Cannavaro (136 caps), Paolo Maldini (126 caps), hingga Dino Zoff (112 caps).

Buffon mengawali debutnya bersama Timnas Italia senior pada 29 Oktober 1997, di bawah asuhan Cesare Maldini. Ia dimainkan pertama kali saat Italia menghadapi Rusia dalam babak play-off Piala Dunia 1998. Ia bermain selama 58 menit dan Italia bermain imbang 1-1 kala itu.

Karier Buffon tidak serta merta mulus. Di Piala Dunia 1998, ia yang saat itu masih berusia 20 tahun, belum menjadi pilihan utama. Cesare Maldini masih mengandalkan Gianluca Pagliuca di bawah mistar gawang. Buffon hanya duduk di bangku cadangan sampai Italia gugur di babak perempat final, kalah adu penalti 3-4 oleh tuan rumah Prancis.

Sempat dipercaya sebagai kiper utama dalam selama babak kualifikasi Piala Eropa 2000 di tahun 1999, Buffon malah kembali tersisih di putaran final. Italia mengandalkan Francesco Toldo mulai dari babak penyisihan grup sampai partai final melawan Prancis. Italia kalah di final dari Prancis, dengan skor 1-2.

Buffon baru benar-benar menjadi kiper nomor satu Italia sejak babak kualifikasi Piala Dunia 2002 di tahun 2001. Hingga sekarang usianya hampir menginjak angka 40, ia tetap digdaya di bawah mistar gawang Gli Azzuri. Hanya cedera atau saat pertandingan tidak penting saja ia tidak dimainkan.

Selain Buffon, ada empat pemain yang juga sudah mengoleksi banyak caps yang tergabung dalam skuat Timnas Italia sampai pertandingan terakhir lawan Swedia dini hari tadi. Sama seperti Buffon, mereka juga mengakhiri karier internasional mereka dengan cara yang menyedihkan. Berikut empat pemain tersebut:

1 dari 5 halaman

Daniele De Rossi (117 caps)

Daniele De Rossi (AFP/Alberto Pizzoli)

Gelandang AS Roma, Daniele De Rossi berada di urutan pertama setelah Buffon. Menjalani debutnya pada 4 September 2004, De Rossi tercatat tampil dalam 117 pertandingan. Ia turut berkontribusi dengan 21 gol.

Dalam daftar pemain Italia yang paling banyak tampil dalam sejarah, De Rossi berada di urutan keempat setelah Buffon, Fabio Cannavaro (136 caps), dan Paolo Maldini (126 caps).

Sepanjang karier internasionalnya, De Rossi pernah tampil dalam tiga Piala Dunia (2006, 2010, dan 2014), dan tiga Piala Eropa (2008, 2012, dan 2016). Ia juga selalu ikut memperkuat Italia dalam babak kualifiaksi Piala Dunia maupun Piala Eropa, serta dalam pertandingan persahabatan dan Piala Konfederasi.

Dini hari tadi saat menghadapi Swedia di San Siro, De Rossi tidak ikut bermain karena kurang fit. Namun dengan kegagalan Italia lolos Piala Dunia, De Rossi menyudahi karier internasionalnya sampai di sini.

“Sekarang generasi berikutnya telah siap untuk terbang dan kita harus memulai lagi dari mereka,” katanya, saat mengumumkan pengunduran dirinya.

2 dari 5 halaman

Giorgio Chiellini (95 caps)

Giorgio Chiellini (doc. FIGC)

Bek Juventus, Giorgio Chiellini mencatatkan 95 caps bersama Gli Azzuri hingga pertandingan terakhir melawan Swedia di leg II babak play-off Kualifikasi Piala Dunia dini hari tadi. Torehan itu dicatatkannya sejak tergabung pada 17 November 2004.

Chiellini juga menjadi bagian Timnas Italia saat juara Piala Dunia tahu 2006. Itu merupakan Piala Dunia pertama bagi bek 34 tahun itu waktu itu. Di dua Piala Dunia berikutnya (2010 di Afrika dan 2014 di Brasil), ia juga ikut tampil, tapi Italia tak mampu berbuat banyak.

“Selama tiga tahun terakhir kami ditanya soal rasa cinta untuk tidak pernah meninggalkan timnas. Italia akan memulai lagi dengan Marco Verratti dan banyak pemain lainnya yang lahir di tahun 1990-an, yang akan matang di Piala Eropa berikutnya,” ujar Chiellini kepada Rai Sport.

Setelah gagal mengulang kesuksesan di Piala Dunia 2010 dan 2014, Italia justru tak lolos Piala Dunia 2018 di Rusia. Namun Chiellini sudah legawa. Ia menyebut Swedia pantas lolos dan tidak mau menyalahkan ketidakberuntungan.

“Kami sudah melakukan yang terbaik, tapi nyatanya itu tidak cukup. Mereka mendapatkan yang lebih daripada kami,” kata bek 33 tahun itu.

3 dari 5 halaman

Andrea Barzagli (72 caps)

Andrea Barzagli (AFP/Miguel Medina)

Bek Juventus lainnya, Andrea Barzagli juga sudah cukup lama menjadi bagian Timnas Italia. Bek 36 tahun itu menjalani debut bersama Gli Azzuri bersamaan dengan Giorgio Chiellini, yakni 17 November 2004. Total, bersama dengan penampilan terakhir lawan Swedia dini hari tadi, ia mencatatkan 72 caps.

Sama seperti De Rossi dan Chiellini, Barzagli juga ikut tampil dalam Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014, serta Piala Eropa 2008, 2012, dan 2016. Meski umurnya sudah tua dan banyak bek muda yang bermunculan, ia tetap tak tergantikan dalam skema tiga bek ala Italia. Ia hanya jarang mendapat tempat ketika Italia memasang empat bek.

Dengan kegagalan menaklukkan Swedia di babak play-off, yang menyebabkan Italia gagal tampil di Rusia tahun depan, Barzagli pun mengakhiri kariernya bersama timnas.

“Itu sangat mengecewakan. Semoga para pemain muda bisa mengatasi situasi ini dan bermain lebih baik dari kami. Era empat atau lima pemain veteran sudah habis. Para pemain muda sudah lapar untuk memulai dan seperti itulah harusnya,” katanya.

4 dari 5 halaman

Leonardo Bonucci (74 caps)

Leonardo Bonucci (AP/Antonio Calanni)

Satu-satunya trio BBC yang mungkin masih tersisa di Timnas Italia adalah Leonardo Bonucci. Bek yang kini membela AC Milan itu sudah mengoleksi 74 caps menyusul penampilan terakhir melawan Swedia dini hari tadi. Usai gagal menaklukkan Swedia, ia tidak ada menyampaikan pengunduran diri, seperti halnya Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, dan Daniele De Rossi.

Bonucci belum pernah merasakan kesuksesan bersama Timnas Italia. Ia belum tergabung di skuat Gli Azzuri ketika menjuarai Piala Dunia 2006 di Jerman. Ia baru menjalani debutnya pada 3 Maret 2010. Ia memang sudah ikut dalam dua Piala Dunia (2010 dan 2014) dan dua Pial Eropa (2012 dan 2016), namun Italia gagal berprestasi.

Umur Bonucci masih 30 tahun. Itu artinya, mantan bek Juventus itu masih punya kesempatan untuk tampil di Piala Dunia 2022, jka bisa tetap bermain bagus seperti saat ini.

(Abul Muamar)

Artikel Selanjutnya
Ini Alasan Buffon Menjadi Penjaga Gawang
Artikel Selanjutnya
Top 10 Berita Bola: Menyambut Era Emas Baru Timnas Spanyol