Sukses

Penjelasan AC Milan Terkait Isu Krisis Keuangan

Jakarta - Direktur olahraga AC Milan, Massimiliano Mirabelli, menampik kabar yang mengatakan bahwa I Rossoneri sedang mengalami masalah keuangan. Mirabelli menganggap, kabar tersebut bertolak belakang dengan fakta.

Sebelumnya, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengaku khawatir dengan kondisi keuangan AC Milan. Bahkan, Caferin pesimistis tim asal Italia itu akan mampu lolos dari hukuman Financial Fair Play (FFP).

Caferin menganggap, aktivitas AC Milan selama bursa transfer musim panas 2017 akan mengganggu stabilitas keuangan klub. Wajar saja, ketika itu Il Diavolo Rosso menggelontorkan dana lebih dari 200 juta euro (Rp 3,19 tirliun) untuk memboyong pemain anyar seperti Hakan Calhanoglu, Andrea Conti dan Leonardo Bonucci.

"Kami mempunyai pemilik klub yang selalu menghormati seluruh tenggat. Terlebih lagi, kami selalu membicarakan hal yang konkret. Kami memiliki banyak hal untuk dipikirkan seperti kembali ke jalur yang seharusnya," kata Mirabelli.

"Kami tidak boleh terus melakukan kesalahan karena kami bermain di tiga kompetisi. Sebelum 6 Januari, kami harus membuktikan telah melangkah maju secara signifikan meski mengalami banyak kesulitan selama beberapa bulan terakhir," ungkapnya.

"Kami semua terpukul karena mengalami kekalahan dan itu mengganggu akhir pekan saya. Kami tidak boleh terbiasa kalah meski sudah terjadi berkali-kali pada musim ini. Kami harus ingat jika kami adalah AC Milan," terang Mirabelli.

AC Milan tampil terseok-seok pada Serie A 2017-2018. Hingga kini, Leonardo Bonucci dan kawan-kawan telah menelan enam kekalahan. Catatan buruk tersebut menempatkan Milan di posisi tujuh klasemen sementara dengan mengumpulkan 19 poin.

Sumber: Football Italia

Artikel Selanjutnya
Klub Liga Super Tiongkok Geram Diisukan Krisis Keuangan
Artikel Selanjutnya
Terkait Isu Perombakan Kabinet, Ini Harapan Bos BEI