Sukses

Ini Alasan Zlatan Ibrahimovic Idolakan Inter Milan

Liputan6.com, Milan - Meski sudah cukup lama pergi, Zlatan Ibrahimovic masih menyimpan rasa cinta untuk Inter Milan. Buktinya, ia kembali mengungkapkan alasan mengapa dirinya begitu mengidolakan Nerazzurri.

Zlatan Ibrahimovic yang kini membela Manchester United (MU) memang memiliki pengalaman indah bersama Inter Milan. Ia hijrah ke Inter Milan pada Agustus 2006 setelah Juventus dipastikan terdegradasi akibat skandal calciopoli.

Dengan biaya 24,8 juta euro, Inter pun merasakan dampak positif dari kehadiran Ibrahimovic. Penyerang yang juga memiliki kemampuan sebagai karateka itu menjadi andalan Inter selama tiga musim (hingga musim 2008/2009).

Selama tiga musim itu, Zlatan Ibrahimovicmenyumbang 66 gol dan 30 assist dari 118 laga. Ia membantu Inter memenangkan tiga gelar Liga Italia dan dua Piala Super Italia. Sayang, mereka harus berpisah ketika Inter menjualnya ke Barcelona pada musim panas 2009 dengan biaya 69,9 juta euro.

"Di rumah, dulu saya selalu menonton sebuah program gol-gol dari Liga Italia. Saya mendukung Inter karena saya menyukai warna hitam dan biru mereka. Tapi saya juga mengikuti apa yang Juventus dan AC Milan lakukan," kata Ibrahimovic, dilansir Football Italia.

1 dari 3 halaman

Kiprah di Juventus dan AC Milan

Selain Inter, Ibrahimovic juga memiliki kenangan bersama Juventus dan AC Milan. Ia membela Juventus selama dua musim dan mengemas 26 gol dari 92 laga. Sayang, kerja kerasnya yang membuahkan dua scudetto sia-sia akibat skandal calciopoli.

Untuk Milan, mereka adalah klub yang kembali memberikan kepercayaan diri buat pemain asal Swedia tersebut. Setelah cukup frustrasi di Barcelona, ia beralih ke Milan pada musim panas 2010.

Bersama Rossoneri, pemain berusia 36 tahun itu menyumbang 56 gol dan 24 assist dari 85 laga. Ia juga membantu Milan memenangkan satu trofi Liga Italia dan satu Piala Super Italia sebelum akhirnya dijual ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2012.

2 dari 3 halaman

Kiprah Ibrahimovic di Setiap Klub

Ajax Amsterdam: 48 gol, 15 assist dari 110 laga

Juventus: 26 gol, 6 assist dari 92 laga

Inter Milan: 66 gol, 33 assist dari 118 laga

Barcelona: 22 gol, 13 assist dari 46 laga

AC Milan: 56 gol, 24 assist dari 85 laga

Paris Saint-Germain: 156 gol, 61 assist dari 180 laga

Manchester United: 28 gol, 10 assist dari 46 laga

Artikel Selanjutnya
Masih Cedera, MU Tetap Bawa Ibrahimovic di Liga Champions
Artikel Selanjutnya
Lukaku Tak Masalah Ibrahimovic Balik ke MU