Sukses

Yaya Toure: Serangan Balik MU Mematikan

Liputan6.com, Manchester - Hawa panas mulai menjalar di Manchester, jelang derby Manchester antara Manchester United (MU) lawan Manchester City di Liga Inggris, Minggu (12/10/2017). Kedua kubu pun sudah mulai ambil ancang-ancang mempersiapkan kekuatan demi memenangkan duel ini.

Gelandang Manchester City, Yaya Toure menyebut, mereka harus waspada menghadapi tim Setan Merah. Kemenangan 3-1 MU atas Arsenal, ditunjuk Toure sebagai buktinya.

"Kami harus benar-banar tampil bagus di pertandingan ini," ujar Toure, 34 tahun, seperti dikutip Manchester Evening News. "MU puya serangan balik yang mematikan, kami harus siap untuk itu."

Dan, yang paling penting, kata Toure, mereka tak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun. Sebab, MU akan menghukum mereka tanpa ampun.

"Ketika saya melihat MU menghadapi tim besar, mereka selalu menunggu lawan melakukan kesalahan, kemudian menghukum mereka dengan serangan balik mematikan," ujar pemain asal Pantai Gading itu.

 

1 dari 3 halaman

Peluang Menang Besar

Namun, Toure menyebut, peluang Manchester City untuk memenangkan pertandingan tetap besar. Main di kandang MU bukan halangan bagi mereka untuk merebut tiga poin.

Derby Manchester di Liga Inggris akhir pekan ini diprediksi berlangsung sengit. (AFP/Aaron M. Sprecher)

"Yang penting, kita tetap fokus dengan permainan sendiri. Kami masih haus kemenangan," ujar Toure, yang belakangan lebih sering menjadi pemain cadangan.

Saat ditanya siapa pemain MU yang paling berbahaya, Toure menolak menjawab spesifik. "Saya kira, pemain-pemain seperti Romelu Lukaku, Zlatan Ibrahimovic, dan Jese Lingard bermain sangat baik. Begitu juga dengan Marcus Rashford dan Anthony Martial, dia sangat cepat."

2 dari 3 halaman

Tiru Shakhtar?

Sebelumnya, Toure sempat mengklaim bahwa lini serang Manchester City paling mematikan di Eropa, mengalahkan Real Madrid dan Barcelona. Namun, kekalahan 1-2 dari Shakhtar Donetsk di laga terakhir Liga Champions, Rabu (6/12), membuat pernyataan tersebut menjadi sumir.

Toure sendiri menduga, MU akan meniru permainan Shakhtar saat mengalahkan mereka. "Yang jelas, pertandingan ini pasti akan berat. Derby adalah derby, saya tak perlu menjelaskan lagi betapa panasnya laga derby, bukan?" ujarnya.

Manchester City sendiri masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan 43 poin dari 15 pertandingan. Sementara MU berada di posisi kedua dengan selisih delapan poin.

Artikel Selanjutnya
Posisi Lukaku sebagai Algojo Penalti MU Terancam
Artikel Selanjutnya
Pogba Ungkap Efek Kedatangan Matic bagi MU