Sukses

Gelandang Juventus Akui Musim 2017/2018 Lebih Sulit

Liputan6.com, Turin - Gelandang Juventus Sami Khedira menyadari tantangan 2017/2018. Dia sadar perjuangan menjadi juara semakin berat.

Juventus tidak akan mudah mempertahankan gelar Serie A yang mereka rebut dalam enam musim terakhir.

La Vecchia Signora saat ini tertinggal satu angka di belakang Napoli. "Musim ini berbeda ketimbang kampanye-kampanye sebelumnya. Napoli memang menjadi ancaman terbesar. Tapi ada pula Inter Milan, AS Roma, dan Lazio," ujarnya, dilansir Football Italia.

"Kami mesti bekerja lebih keras jika mau menjaga peluang memenangkannya. Penting bagi kami mempertahankan fokus," sambung pemain asal Jerman itu.

1 dari 3 halaman

Tantangan di Eropa

Sami Khedira. (AFP/Marco Bertorello)

Juventus juga mendapat rintangan berat di Eropa. Mereka tidak hanya lagi menghadapi kekuatan tradisional.

Pasukan Massimiliano Allegri juga perlu mencermati tim-tim kaya seperti Paris Saint-Germain dan Manchester City.

"Liga Champions baru dimulai pada 16 besar. Tidak ada favorit utama. Begitu banyak tim bisa menjuarai kompetisi itu," ungkap Khedira.

2 dari 3 halaman

Kiprah Khedira

Khedira tiba di Juventus pada 2015. Selama dua musim di sana, dia sukses membantu klub menjuarai Serie A dan Coppa Italia.

Mantan penggawa Real Madrid ini juga membawa La Vecchia Signora lolos ke final Liga Champions musim lalu. Sayang mereka dikalahkan Los Blancos.

Artikel Selanjutnya
Cerita Juventus Kalahkan Duo Milan dalam Perburuan Dybala
Artikel Selanjutnya
4 Pemain Bintang Ini Dilepas Juventus di Era Allegri